balitribune.co.id | Mangupura - Gudang furniture dua lantai di Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, ludes terbakar pada Minggu (10/5/2026) siang sekitar pukul 13.30 WITA. Kobaran api melalap stok kayu bahan produksi serta sejumlah peralatan kerja di dalam gudang.
Kebakaran diduga dipicu sisa api pembakaran sampah di belakang bangunan yang kemudian merembet ke material kayu di area gudang. Saat kejadian, sejumlah karyawan yang sedang beristirahat di lantai dua mencium bau asap dan merasakan hawa panas sebelum melihat api sudah membesar.
Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina mengatakan laporan kebakaran diterima melalui layanan 110 Polres Badung sekitar pukul 14.05 WITA. Petugas gabungan dari Damkar Badung dan Damkar Kota Denpasar langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Pemilik gudang, Made Sujana (60), sempat mematikan aliran listrik setelah mengetahui api muncul dari bagian belakang bangunan. Api yang cepat membesar membuat seluruh area produksi furniture seluas sekitar 2 are hangus terbakar.
Kepala Dinas Damkarmat Badung I Wayan Wirya menyebut sejumlah armada dari beberapa pos pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api. Beruntung, petugas berhasil melokalisasi kobaran sehingga rumah warga di sekitar lokasi tidak ikut terbakar.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp20 juta, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi," ujarnya.