Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Guncangan Gempa Tektonik M5,5 Selat Lombok, Sejumlah Bangunan di Karangasem Rusak

Bali Tribune / GEMPA - warga dan anggota dari Polsek Bebandem mengecek kerusakan akibat gempa bumi di Bale BAnjar Nangka, Desa Buana Giri, Bebandem, Karangasem

balitribune.co.id | AmlapuraGempa bumi mengguncang wilayah Lombok Barat, Selasa (14/5) juga dirasakan cukup keras di wilayah Kabupaten Karangasem, Bali. Berdadsarkan laporan dari BMKG Denpasar, Parameter Gempabumi terjadi pada pukul 15.11.10 WIB di wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dimana dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,46° LS ; 116,05° BT, atau tepatnya berlokasi di Selat Lombok, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 16 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar naik utara Lombok (Lombok back arc thrusting). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ). Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Badung, Denpasar, Karangasem, Bangli dengan skala intensitas III MMI.

Sementara itu, kerasnya guncangan gempa bumi tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan di Kabupaten Karangasem. di Banjar Dinas Nangka, Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, beberapa bagian Bangunan Bale Banjar runtuh dan menimpa peralatan gamelan berupa gong yang berada dibawahnya.

Made Sudiarsa, Prajuru Banjar Adat Nangka, kepada Bali Tribune di lokasi kejadian menyebutkan, saat itu terjadi gempa yang cukup keras dimana saat itu dia dan warga lainnya yang berada di dekat Bale Banjar mendengar seperti ada suara pukulan gong. Dan begitu guncangan gempa selesai, dia dan warga lainnya langsung mengecek ke Bale Banjar karena memang perlengkapan gamelan gong berada di Bale Banjar.

“Nah karena mendengar suara hentakan keras dan disertai suara gong, saya sudah ngeh! Begitu selesai gempa saya bersama warga lainnya langsung mengecek ke Bale Banjar, dan ternyata Mudra diatas tembok bale banjar ini yang ambruk dan menima alat gamelan gong,” tuturnya.

Ada dua gong yang patah dan mengalami kerusakan, sementara kerugian ditaksir hingga puluhan juta rupiah. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Kepala Dusun dan BBPBD Karangasem serta Polsek Bebandem. Sejumlah anggota dari kepolisian beberapa saat kemudian tiba di lokasi kejadian untuk mendata kerusakan akibat gempa.

“Untungnya saat kejadian gempa ini tidak ada warga kami yang melaksanakan laltihan megambel. Karena memang pas jam-jam itulah warga kami melaksanakan latihan megambel,” ucapnya.

wartawan
AGS
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.