Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gunung Agung Erupsi, Warga Takut Evakuasi Terhambat Jalan Rusak

RUSAK - Jalur evakuasi warga di Desa Ban rusak parah, warga khawatir saat terjadi erupsi pergerakan mereka ke lokasi pengungsian terhambat.

BALI TRIBUNE - Sampai saat ini aktivitas vulkanik Gunung Agung relatif cukup tinggi, bahkan pada Kamis (11/1) sekitar pukul 19.55 Wita, gunung tersebut erupsi. Kendati ketinggoan kolom abu tidak teramati, namun paparan hujan abu tersebar hingga wilayah Kintamani, Bangli dan sebagian besar Kabupaten Buleleng. Kejadian erupsi ini cukup membuat warga lereng Gunung Agung utamanya yang berada dalam radius zona merah was-was. Di tengah aktivitas vulkanik yang masih tinggi dengan potensi erupsi yang masih bisa terjadi kapan saja, masyarakat yang berada di zona merah justru dibuat khawatir oleh jalur evakuasi yang rusak parah dan cenderung membahayakan mereka jika melintas. Seperti yang terjadi di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, hampir sebagian besar akses jalan yang menghubungkan antardusun di wilayah ini hancur dan membahayakan bagi warga yang melintas.  Dari pantauan koran ini Jumat (11/1), sedikitnya sembilan dusun yang akses jalannya hancur, masing-masing Dusun Dlundungan-Dusun Manik Aji, Dusun Temakung-Dusun Jati Tuu, Darmaji-Jati Tuu, Akses Jalan Dusun Bonyoh, Dusun Belong dan Dusun Pucang. Dari seluruh akses jalan tersebut, kerusakan terparah terjadi di akses jalan Dlundungan-Manik Aji, Bonyoh, Belong dan Pucang. Saking parahnya, warga yang melintas harus ekstra hati-hati, jika tidak justru malah bertaruh nyawa karena bisa tergelincir dan terjun bebas ke jurang. Perbekel Desa Ban, I Wayan Potag, kepada koran ini, kemarin mengatakan jika akses jalan yang rusak tersebut hampir seluruhnya merupakan jalur evakusai warga saat terjadi erupsi Gunung Agung. Itu akan sangat membahayakan jika terjadi pergerakan warganya ke pengungsian saat malam hari. “Kondisi kerusakannya sudah sangat parah. Banyak warga kami terjatuh saat melintas di ruas jalan itu,” ungkapnya. Pada musim kemarau, akses jalan tersebut berdebu dan membahayakan kesehatan warga. Banyak warga mengeluh sesak napas apalagi debu jalan itu bercampur dengan paparan abu vulkanik. Sedangkan pada musim hujan seperti sekarang ini, akses jalan itu lebih membahayakan lagi bagi warga yang melintas karena licin. “Waktu terjadi erupsi beberapa waktu lalu, ada warga kami tergelincir dan mengalami patah tulang saat berangkat mengungsi,” sebutnya. Dan saat Gunung Agung aktivitasnya mengalami peningkatan seperti sekarang ini, warga di sembilan dusun tersebut menjadi was-was karena peregerakan mereka ke pengungsian akan lambat dan terhambat akses jalan yang hancur.  “Akses jalur evakuasi utama warga kami di seluruh dusun ketika terjadi erupsi itu adalah akses jalan Belong. Nah saat ini akses jalan itu rusak parah dan tidak bisa dilewati kendaraan,” ujarnya. Untuk itu pihaknya berharap agar Pemkab Karangasem segera melakukan perbaikan akses jalan tersebut. “Kami sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan akses jalan itu karena itu merupakan jalan kabupaten. Tapi sampai  sekarang ini usulan kami itu belum mendapatkan respon dari pemerintah,”imbuhnya. Ia menyebutkan jika sejak dibangun pada tahun 80an lalu, akses jalan di desanya itu kurang mendapatkan perhatian dan perbaikan dari pemerintah.

wartawan
redaksi
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.