Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gunung Agung Meletus, Lontaran Lava Pijar Mencapai 2 Kilometer

Gunung Agung
Gunung Agung Senin (2/7) malam sekitar pukul 21.04 Wita meletus dahsyat. Lava pijar yang menyembur dari puncak kawah mencapai ketinggian hingga 2.000 meter. Lava pijar ini juga membakar semak dan hutan yang ada di lereng Gunung Agung.

BALI TRIBUNE - Gunung Agung meletus dengan memuntahkan lava pijar hingga ketinggian 700-2.000 meter di atas permukaan kawah. Letusan terjadi Senin (2/7) sekitar pukul 21.04 Wita dan membuat warga di lereng Gunung Agung panik, berhamburan menyelamatkan diri ke lokasi pengungsian termasuk di pos yang disediakan relawan Pasebaya Agung. Lontaran lava pijar tersebut terjadi secara radial hingga radius 1.500 meter dari kawah Gunung Agung. Lontaran lava pijar yang menyala tersebut langsung membakar areal vegetasi di lereng atas Gunung Agung. Letusan terjadi hingga durasi 15 menit, namun dampak kebakaran areal vegetasi atau areal hutan Gunung Agung berlangsung hingga dua jam lebih sebelum akhirnya nyala api yang membakar kawasan hutan dan semak-semak itu mulai meredup. Kepanikan tidak hanya terjadi di sekitar permukiman warga lereng Gunung Agung seperti di wilayah Desa Besakih, Desa Sebudi dan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kubu, warga di seputaran Kota Amlapura juga terlihat panik. Dari pantauan koran ini di lapangan, Senin malam, tampak sebagian warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Abang dan Kubu banyak yang mengarah ke wilayah Kota Amlapura untuk mengungsi. Melihat kepanikan itu, Dandim 1623 Karangasem langsung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Dalam imbauannya Dandim juga menyarankan kepada warga yang merasa tidak aman dan nyaman di lokasi tempat tinggalnya agar mencari tempat yang lebih aman dengan tetap tenang dan tidak panik.  Sementara itu, berdasarkan laporan Magma VAR yang  dirilis PVMBG, tinggi kolom abu teramati berketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan kawah, dan sekitar 5.142 di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini juga terekam oleh Seismogram dengan amplitudo maksimum 24mm berdurasi 7 menit dan 21 detik. Erupsi ini terjadi secara Strombolian dengan suara dentuman, dimana lontaran lava pijar teramati keluar kawah mencapai jarak 2 kilometer. Kendati telah terjadi letusan, namun pihak PVMBG hingga berita ini diturunkan belum menaikkan status Gunung Agung ke level IV. Sementara relawan Pasebaya hingga malam kemarin masih terus mendata titik-titik lokasi pengungsian. Sementara itu Kasubag Vulkanologi dan Mitigasi PVMBG, Devy Kamil Syahbana, menyebutkan jika yang keluar itu adalah lontaran lava pijar dan bukan lelehan lava. Sedangkan jarak lontaran material pijar letusan ini mencapai 2.000 meter secara radial. “Kalau ada yang naik (sedang nekat mendaki Gunung Agung,red) malam ini ya harus diikhlaskan,” ujarnya.  Sebelumnya dalam press rilisnya, Kepala Pusat PVMBG Kementerian ESDM, Kasbani juga menyebutkan jika letusan eksplosif dalam sekala kecil bisa sering terjadi.

wartawan
Redaksi
Category

Dua Motor Adu Jangkrik di Jalur Denpasar Gilimanuk, Satu Pemotor Tewas

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang pemotor bernama  I Made Kartikayasa (33), tewas setelah terlibat tabrakan adu jangkrik di jalur Denpasar-Gilimanuk, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg. Kecelakaan maut pada Sabtu (21/2/2026) malam tersebut dipicu oleh kendaraan korban yang melaju terlalu ke kanan hingga melewati as jalan.

Baca Selengkapnya icon click

Tergiur Tawaran Kerja di Australia, 5 WN Bangladesh Disekap di Desa Pemuteran

balitribune.co.id I Singaraja - Nasib nahas dialami lima warga negara Bangladesh yang awalnya tergiur tawaran bekerja di Australia. Bukannya diberangkatkan, mereka justru diduga menjadi korban penyekapan di sebuah villa di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sampah Jadi Persoalan Serius, Yuli Utomo: Masyarakat Adat Harus Tindak Tegas Pembuang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Semarapura - Permasalahan sampah harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak termasuk masyarakat adat. Masyarakat adat perlu membuat peraturan dan memberikan sanksi yang tegas bagi pembuang sampah sembarangan.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Tahun Kepemimpinan Gus Par-Guru Pandu: Momentum Kuda Api, Karangasem Siap Berlari Kencang

balitribune.co.id | Amlapura - Tepat satu tahun sudah nakhoda kepemimpinan Kabupaten Karangasem berada di tangan Bupati I Gusti Putu Parwata (Gus Par) dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa (Guru Pandu). Momen bersejarah ini dirayakan dengan penuh makna sekaligus meriah, menyatu dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang dipusatkan di panggung terbuka Karangasem Akhir Pekan , Sabtu (21/2/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wajah Baru Desa Linjong, Menjaga Tradisi dan Alam Lewat Hutan Adat Giri Upawana

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli SN Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar secara resmi meresmikan dimulainya pembuatan Hutan Adat "Giri Upawana" yang berlokasi di Banjar Linjong, Desa Tiga, Kabupaten Bangli pada Sabtu (21/2/26).

Baca Selengkapnya icon click

Bangun Solidaritas dan Kedisiplinan, 65 Member Komunitas Honda Bali Ikuti Fun Motour Camp

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali sukses menyelenggarakan Fun Motour Camp (Moto Touring Camp) sebagai langkah strategis dalam memperkuat solidaritas serta profesionalisme tata kelola komunitas sepeda motor. Mengambil lokasi di kawasan Bukit Kahyangan, Bedugul, kegiatan ini diikuti oleh 65 member perwakilan dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Honda Community Bali, Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.