Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Guru dan Tiga Siswa Terpapar Covid-19, Kadisdikpora Karangasem: Tidak Ada Klaster Sekolah

Bali Tribune / SIDAK - Tim Yustisi Pemkab Karangasem sidak prokes di salah satu sekolah di Bebabndem.

balitribune.co.id | Amlapura - Pasca ditemukannya tiga orang siswa dan satu orang guru yang terkonfirmasi positif Covid-19, Tim Yustisi Pemkab Karangasem, Rabu (3/11/2021), sidak Prokes ke seluruh sekolah yang menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Karangasem. 

Dalam sidak tersebut petugas mengambil tindakan tegas terhadap sekolah-sekolah yang tidak mematuhi aturan PTM yang telah ditetapkan, temasuk mengenakan sanksi bagi pelanggarnya. Dalam sidak yang sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu tersebut, petugas mengamati dengan seksama dan mengevaluasi penerapan protokol kesehatan di masing-masing sekolah. Mulai dari penerapan 3M hingga 3T, meliputi Prokes kedatangan siswa di sekolah berupa kewajiban mencuci tangan, hingga pengecekan suhu tubuh, termasuk kebiasaan atau kecendrungan aktifitas yang dilakukan siswa dan guru selama di sekolah.

Ida Bagus Putu Soegatha, Analis Sat Pol PP yang memimpin kegiatan sidak tersebut mengatakan, pihaknya bersama tim yustisi melakukan sidak ke sekolah-sekolah sesuai dengan yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). “Tadi kami sudah melaksanakan sidak ke sejumlah sekolah yang berada di Kecamatan Bebandem, utamanya sekolah SD-SMP yang kewenangannya ada di Pemkab Karangasem,” tegasnya.

Namun sejauh ini penerapan prokes di seluruh sekolah yang melaksanakan kegiatan PTM rata-rata sangat ketat, utamanya perlakuan terhadap siswa yang harus mengikuti tata cara dan aturan mulai dari tiba di sekolah hingga pulang sekolah.

Terkait ditemukannya kasus tiga orang siswa dan satu orang guru di dua sekolah berbeda yang terkonfirmasi positif Covid-19, Kepala Dinas Pendidikan Karangasem I Wayan Sutrisna menegaskan jika kasus terkonfirmasi tersebut bukan klaster sekolah, melainkan klaster keluarga. Dimana sebelumnya salah seorang guru terpapar Covid-19 di kampungnya usai mengikuti kegiatan upacara agama, namun guru bersangkutan sempat datang dan mengajar di salah satu kelas di sekolahnya. “Begitu kami menerima informasi itu, kami langsung bergerak cepat bersama Satgas Covid-19, yakni melakukan tracing terhadap seluruh siswa di salah satu kelas tempat yang bersangkutan mengajar. Hasilnya satu orang siswa dinyatakan terkonfirmasi positif dan sudah langsung dilakukan penanganan,” ujarnya.

Pun demikian dengan dua orang siswa yang ditemukan terkonfirmasi positif, pihaknya bersama tim langsung turun melakukan tracing. “Untuk kasus ini, siswa tersebut terpapar dari orangtuanya sendiri. Namun kita langsung melakukan tracing terhadap siswa yang sempat kontak atau berinteraksi dengan siswa tersebut. Namun karena sekolah dilburkan, jadi Satgas turun langsung mencari ke masing-masing rumah siswa,” sebutnya.

Gerak cepat yang dilakukan pihaknya bersama Satgas Covid-19 tersebut berhasil mencegah atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga tidak ada klaster sekolah. “Sudah dilakukan tracing terhadap siswa lainnya yang kontak erat dengan siswa yang terpapar. Hasil Swab PCR pertama negatif tinggal menunggu pelaksanaan Swab PCR yang kedua. Semoga semuanya negatif,” harapnya.

Kasus dua siswa dan satu orang guru terkonfirmasi positif ini kata dia sudah berhasil diatasi sehingga sekolah kembali aman dari penyebaran Covid-19 dan kegiatan PTM di sekolah tersebut bisa terus berlangsung dengan prokes dan pengawasan ketat dari Disdikpora, tim yustisi dan Satgas Covid-19. 

wartawan
AGS
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.