Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gus Adhi Buka Turnamen Gangsing

AA Bagus Adhi Mahendra Putra (tengah) di sela-sela membuka turnamen gangsing.

BALI TRIBUNE - Anggota Komisi IV DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra membuka turnamen gangsing di Banjar Marga Sari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Minggu sore (5/8). Turnamen ini diikuti 16 kelompok pemuda se-Kecamatan Pupuan. Gus Adhi mengapresiasi inisiatif tokoh masyarakat dan para pemuda yang berkomitmen melestarikan permainan tradisional yang menjadi salah satu tradisi warga ini. Turnamen ini diharapkan mendekatkan masyarakat sambil menggali dan melestarikan kearifan lokal. Diperlukan upaya yang lebih serius untuk mengembangkan permainan tradisional ini menjadi olahraga yang punya daya tarik lebih. Termasuk pula memungkinkan dikembangkan menjadi atraksi dan daya tarik wisata. "Kami dorong permainan gangsing ini menjadi olahraga. Lalu dikembangkan menjadi atraksi budaya dan wisata. Tentu ini akan mampu menggerakkan potensi lainnya dia daerah," kata Gus Adhi. Namun untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan dukungan sarana prasarana dan fasilitas. Utamanya perlu ada gelanggang yang memadai untuk menggelar permainan gangsing ini. Lengkap pula dengan fasilitas pendukung seperti tribun penonton. "Kami harapkan Pemerintah Daerah Tabanan mampu memfasilitasi dan mengembangkan permainan gangsing ini di setiap desa," kata tokoh Bali ini yang memang dikenal cinta dan peduli olahraga dan juga sebagai Ketua Umum PPS (Persatuan Pencak Silat) Kertha Wisesa Bali itu. Panitia Turnamen Gangsing Putu Eka Putra Wirawan mengatakan turnamen ini kembali digelar setelah sempat vakum selama enam tahun. Yang membanggakan jumlah peserta kali ini langsung membludak sebanyak 16 kelompok yang masing-masing terdiri atas 10 orang pemain.  Mereka dibagi dalam empat grup yang masing-masing terdiri atas empat kelompok. Juara di masing-masing grup masuk babak semifinal lalu pemenangnya melaju ke final yang puncaknya bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-73 pada 17 Agustus 2018. Tokoh masyarakat Pujungan Jro Wayan Gerana menambahkan permainan gangsing merupakan tradisi yang juga berkaitan dengan kepercayaan masyarakat setempat. Diyakini permainan gangsing mampu menolak bala, mencegah penyakit dan bencana yang disebabkan oleh makhluk halus.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.