Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gus Marhen Berencana Bangun Patung Bung Karno Tertinggi di Dunia

Bali Tribune/ Gus Marhaen



balitribune.co.id | Denpasar  - Museum Agung dan Kepustakaan Bung Karno (BK) berencana membangun Patung Bung Karno di Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem.
 
"Tinggi patungnya 109,45 meter ini akan jadi patung tertinggi di dunia," kata Ketua Museum Agung dan Kepustakaan Bung Karno, Gus Marhaen, usai meresmikan Kantor Tim 9 yang lokasinya tak jauh dari museum, Sabtu (7/8) di Denpasar.
 
Gus Marhaen melanjutkan, Patung Bung Karno tersebut akan terintegrasi dengan kawasan “Bung Karno Park and Heritage”. "Rencana fenomenal ini sudah mendapat restu dari Bupati Karangasem Gede Dana bahkan dari Pak Presiden Jokowi," ungkap Gus Marhaen sembari menunjukkan sebuah prasasti yang ditandatangani langsung Presiden RI Joko Widodo. Di prasasti itu tertulis, "Yth: Pengurus Yayasan dan Museum Agung Bung Karno, Naskah kuno ini agar dijaga Gus Marhaen. Rawat dan pelihara".
 
 Peresmian Kantor Tim 9 dilakukan langsung Gus Marhaen. Tujuan kantor ini untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi Tim 9 guna mematangkan dan memantapkan rencana pembangunan Patung Bung Karno.
 
Tim 9 diketuai I Nyoman Pasek. Anggotanya terdiri dari Nengah Subrata, Nyoman Dangin, Nyoman Arya, Nyoman Swastika, Gede Rumada, Gede Arka Senawardana, dan Ardika.
 
"Banyak tantangannya (rencana bangun patung Bung Karno, red) tapi kami bersyukur tahap demi tahap bisa diselesaikan," ujar Pasek didampingi anggota Tim 9.
 
Lokasi rencana pembangunan Patung Bung Karno di Desa Buana Giri, jelas Pasek, cukup strategis. Karena di lokasi tersebut ada tugu pahlawan. Selain itu, ke depannya juga akan dibuat "segitiga emas" dengan pengembangan pariwisata.
 
"Tak jauh dari lokasi pembangunan patung itu ada 7 mata air, dan kami optimis di sana akan berkembang wisata dan pariwisata di Karangasem akan tambah berkembang," harapnya.
 
Gus Marhaen kembali menambahkan, rencana pembangunan Patung Bung Karno tersebut akan memanfaatkan kearifan lokal Bali. Termasuk bahan patung dari batu alam dan pematungnya juga akan diambil dari pemahat lokal Bali. "Pembangunannya akan segera dilakukan dan kita harapkan bisa rampung dalam beberapa tahun kedepan," tegas Gus Marhaen.
wartawan
ARW
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.