Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadapi Madura FC, Peluang PS Badung 50:50

PS BADUNG
PS Badung saat menjamu Persekap Pasuruan

BALI TRIBUNE - Peluang PS Badung 50:50 (fifty-fifty) untuk membawa poin dari tuan rumah Madura FC dalam lanjutan babak penyisihan Grup 7 Liga 2, di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (20/5) besok. Namun anak-anak PS Badung harus mengetahui titik kelemahan dari lawannya itu.

Slamet Riadi Lantaran tahu diri akan kemampuan Madura FC jika tampil di markas sendiri, PS Badung menilai jika peluangnya untuk mencuri poin fifty-fifty, saat keduanya terlibat bentrok pada pekan kelima babak penyisihan Grup 7 Liga 2, di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Sabtu (20/15).

Pelatih Kepala Keris Badung—julukan PS Badung, Syahrial Effendi mengatakan peluang fifty-fifty itu merupakan prediksi secara umum karena pihaknya belum tahu sama sekali alias buta akan kekuatan Madura FC secara riil. Meski dia sudah tahu Madura FC sangat sulit dikalahkan di kandang sendiri.

“Pastinya kami semua butuh kerja keras jika ingin mencuri poin. Memang cukup berat karena Madura FC selalu tampil impresif ketika tampil di depan publiknya sendiri. Tapi kami tak akan menyerah begitu saja. Terpenting anak-anak harus berupaya tinggi untuk bisa meraih hasil. Kami sejauh ini belum tahu kekuatan lawan,” kata Syahrial Effendi ketika dihubungi, Kamis (18/5).

Tak hanya itu, mantan pelatih tim sepakbola PON Sumatera Utara (Sumut) pada PON Jawa Barat (Jabar) 2016 silam itu juga enggan secara rinci untuk menilai kiprah pemain senior Madura FC, Okto Maniani.

“Peran pemain senior di tim memang sangat penting juga. Tapi kalau pemain senior itu tidak bekerja sama dengan tim, maka akan sulit juga. Saya rasa kemampuan Okto Maniani di tim tuan rumah sepertinya sama saja dengan pemain senior kami,” tambahnya.

Kelebihan bermain di kandang sendiri bagi Madura FC, lanjutnya, memang patut untuk diwaspadai. Apalagi Madura FC kini dalam posisi runner up di klasemen sementara, yang pastinya tak ingin kehilangan posisi itu, dengan tak ingin kehilangan poin.

“Ini tantangan tersendiri bagi para pemain PS Badung, untuk bisa memberikan perlawanan ketat dengan mencoba melakukan serangan balik yang akurat sebagai taktik dan strategi tersendiri. Fokus dan konsentrasi harus menjadi faktor utama yang harus diperhatikan,” tutup Syahrial seraya menambahkan, jika dirinya bakal menurunkan pemain yang memang konsisten menjaga daerahnya, dan ditentukan siapa pemain itu pada pagi hari sebelum sore harinya berlaga.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.