Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadiri Ritual Ngaben Sinarengan dan Karya Atiwa-tiwa Desa Pakraman Legian - Wabup Suiasa Apresiasi Semangat Krama

atiwa-tiwa
Krama Desa Pakraman Legian melaksanakan ritual ngaben sinarengan dan karya atiwa-tiwa. Tampak Wabup Ketut Suiasa serahkan dana hibah untuk pembangunan sejumlah pura di desa itu saat hadir dalam kegiatan dimaksud belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa sikap kebersamaan, kegotongroyongan, pakedek-pakenyung yang ditunjukkan masyarakat dalam melaksanakan yadnya dan swadarmanya.

Hal tersebut disampaikannya saat hadir dalam pelaksanaan ritual ngaben sinarengan dan karya atiwa-tiwa yang dilaksanakan masyarakat Desa Pakraman Legian, Kamis (15/9) lalu.

Menurut Wabup, swadarma merupakan satu kewajiban utama dan pertama yang dilakukan oleh masyarakat dalam kaidah Hindu dengan dasar yadnya atau pengorbanan yang didasarkan pada rasa tulus dan iklas.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Badung merasa senang dan bahagia, karena masyarakat bisa melakulan kegiatan swadarmanya membayar hutang kepada leluhur dengan dasar yadnya pakedek pakenyung,” ucapnya.

Lanjut dikatakannya, pelaksanaan yadnya itu sekaligus juga mengajaegkan adat, twatwa susila, agama dan upacara itu sendiri.

“Sehingga tercapai kehidupan yang memang berlandaskan Tri Hita Karana, yang semuanya itu berlandaskan yadnya demi tercapainya hidup yang harmonis," imbuh Suiasa.

Dipaparkannya, ritual yang dalam istilah Bali-nya dikenal dengan ngaben kinembulan itu merupakan kewajiban yang utama dan pertama yang dilakukan masyarakat dalam kaidah Hindu.

“Dimana dalam melaksanakan yadnya itu sendiri dilakukan atas dasar tulus ikhlas, kegotongroyongan dan kebersamaan masyarakat itu sendiri,” tambah Suiasa.

Dikatakannya, kewajiban Pemerintah Kabupaten Badung ditegaskannya akan selalu hadir, bukan hanya dalam bentuk fisik, untuk berupaya meringankan beban masyarakat, baik yang sifatnya ekonomis dan juga beban masyarakat dalam langkah-langkah dan upaya yang perlu dilakukan. "

“Kami berkomitmen dengan hal itu. Sehingga demikian seinergi masyarakat dengan pemerintah dalam melaksanakan kewajiban agamanya di kabupaten Badung ini benar-benar bisa terwujud," tegasnya.

Pada kesempatan itu Wabup Suiasa mendoakan agar yadnya yang dilaksanakan masyarakat Legian bisa berjalan antar, kenak rahayu, sida sidaning don dan nemu rahayu.

Diakhir kunjungannya, Wabup Suiasa menyerahkan bantuan hibah senilai Rp 512 juta untuk upacara atiwa-tiwa tersebut, Rp 1 milyar untuk biaya renovasi bale-bale di area Pura Dalem Kahyangan Legian dan Rp 750 juta untuk pembangunan Pura Melanting Pasar Desa Legian.

Sementara itu prawartaka karya, Nyoman Rutha Ady menerangkan karya nyekah serangkaian ngaben sinarengan ini adalah yang ke empat kalinya.

Dipaparkannya, ritual ini diikuti oleh 302 peserta terdiri dari ritual ngaben diikuti 91 peserta, nyekah 96 peserta dan ngelungah 115 orang.

Adapun total biaya serangkaian ngaben sinarengan dan atiwa-tiwa ini mencapai  Rp 1,6 milyar. Dana tersebut bersumberkan subsidi desa adat, program LPD Legian serta sumbangsih para donator.

Terkait biaya yang ditanggung masing-masing peserta, Rutha Ady menyebutkan, sebagaimana hasil keputusan paruman, untuk ngaben tiap sawa dibebani biaya Rp 4 juta, nyekah Rp 4 juta dan ngelungah Rp 1juta persawa.

"Kami di masyarakat snagat berterimakasih atas kehadiran pemerintah Kabupaten Badung, dalam setiap aktifitas masyarakat  baik itu keagamaan, fisik pembangunan dan lain sebagainya. Ini merupakan motivasi, penyemangat bagi kami dan  kami harap Pemda senantiasa memberikan tuntunan dan perhatiannya,"harapnya.

Ikut hadi dalam rombongan Nayaka praja Kabupaten Badung dan kecamatan Kuta, Perwakilan ketua majelis PHDI Badung, Kapolsek Kuta, Wadanramil Kuta, Bendesa adat Legian sekaligus wakil DPRD Badung bersama prajuru, Ketua LPD se-kecamatan Kuta, Majelis Alit desa pakraman Kuta dan tokoh masyarakat Legian.

wartawan
Release
Category

Terbukti Membunuh, Dua WN Australia Dihukum 16 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Denpasar - Pengadilan Negeri Denpasar memvonis dua terdakwa warga negara Australia Mevlut Coskun (22) dan Paea Imiddlemore Tupou (26) selama 16 tahun penjara karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap seorang warga negara Australia lainnya.

Putusan terhadap dua terdakwa tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim Wayan Suarta di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (9/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Satu Mangrove Sejuta Manfaat, Aksi Nyata Wagub Giri Prasta dan SMSI Bali Rawat Pertiwi

balitribune.co.id I Denpasar - Sejumlah wartawan di Bali di bawah komando Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta melakukan Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Arboretum Park, Tahura Ngurah Rai, Denpasar, Senin (9/3/2026). Giat ini diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 dan Ulang Tahun SMSI ke-9.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Porsenijar Badung 2026 Resmi Ditutup, Pembinaan Atlet Dinilai Semakin Merata

balitribune.co.id | Mangupura - Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kabupaten Badung Tahun 2026 resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Badung IB Surya Suamba, mewakili Bupati di Lapangan Mangupraja Mandala Puspem Badung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian kompetisi olahraga dan seni antar pelajar yang telah berlangsung sejak 2 Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dishub Buleleng Ramp Check Bus Mudik Lebaran

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng mulai melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap kendaraan angkutan umum yang akan digunakan selama masa mudik Lebaran 2026. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan armada angkutan penumpang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebelum beroperasi.

Baca Selengkapnya icon click

Payas Dirga dan Tenun Loloan Resmi Ditetapkan Sebagai WBTB Nasional

balitribune.co.id I Negara -  Kabupaten Jembrana yang terletak di ujung barat pulau dewata memiliki beragam kekayaan budaya autentik. Bahkan kini kekayaan budaya Kabupaten Jembrana kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dua karya budaya khas mumi makepung, yakni busana pengantin Payas Dirga dan Kain Tenun Loloan, resmi ditetapkan sebagai WBTB Indonesia tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.