Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hampir Dua Bulan Social Distancing, Produksi Sampah Rumah Tangga Meningkat

Bali Tribune/ SAMPAH - Social distancing yang diberlakukan sejak merebaknya penyebaran Covid-19 berpengaruh terhadap meningkatnya produksi sampah rumah tangga.
Balitribune.co.id | Negara - Hampir dua bulan diberlakukan social distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19, ternyata berpengaruh terhadap kondisi sampah di masyarakat. Volume sampah di sejumlah tempat penampungan sampah (TPS) umum justru berkurang. Peningkatan volume sampah justru kini terjadi di permukiman warga.
 
Pasca merebaknya penyebaran virus Covid, khususnya sejak diberlakukannya social distancing pertengahan bulan Maret lalu, aktifitas masyarakat di luar rumah berkurang. Termasuk aktifitas sekolah yang diliburkan serta tempat wisata ditutup. Imbauan membatasi aktifitas warga ke luar rumah menyebabkan warga cenderung beraktifitas dari rumah. Situasi ini justru berpengaruh terhadap kondisi sampah. Kendati sampah pada TPS yang ada di tempat-tempat umum seperti pasar berkurang, namun produksi sampah di permukiman warga mengalami peningkatan.
 
Salah seorang petugas angkut sampah di lingkungan permukiman warga di Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, I Putu Suyadnya mengakui setelah diberlakukan social distancing produksi sampah di rumah warga justru mengalami peningkatan. Terlebih setelah warga diperantauan pulang kampung karena terdampak Covid-19. “Dulu sebelum corona, satu rumah tangga sampahnya tidak sampai setengah kampil seharinya. Sekarang karena semua beraktiftas di rumah, banyak yang libur, sampahnya memang lumayan meningkat,” ungkapnya.
 
Ia mengakui juga setelah adanya imbauan tidak keluar rumah, warga yang dulunya membuang sampah sendiri-sendiri entah ke TPS liar atau ke kontainer yang ada disediakan pemerintah di sejumlah lokasi, kini justru lebih tertib dan memilih ikut sebagai anggota kelompok pengelolaan sampah. “Mungkin corona ini juga ada pengaruh positifnya. Dulu memang sedikit sampah dari rumah karena warga buang sendiri-sendiri, bahkan buang sampah sembarangan, tapi setelah corona warga menjadi lebih tertib karena banyak juga yang takut keluar rumah,” tuturnya.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana I  Wayan Sudiarta dikonfirmasi terkait kondisi sampah pasca masa pandemic Covid-19 yang terjadi hapir dua bulan ini mengatakan volume sampah yang masuk ke TPA Peh tidak mengalami banyak pengurangan. Ia mengakui volume sampah di container sampah yang disediakan di sejumlah lokasi memang kecenderungannya berkurang. 
 
Namun diakuinya produksi sampah di rumah tangga atau sampah di permukiman warga justru kecenderungan mengalami peningkatan. “Seperti TPS yang ada di pasar-pasar, ternyata sampahnya berkurang. Dulu di container sampai meluber karena sampah yang dibuang dari rumah tangga. Sedangkan sampah yang di hasilkan pasar tidak sebanyak itu. Sekarang kecenderungannya menurun karena sedikit yang buang sampah ke container sehingga hanya sampah pasar saja,” ujar Wayan Sudiarta. 
 
Sedangkan aktiftas warga dari rumah, menurutnya, meningkatkan produksi sampah rumah tangga. Yang masuk ke TPA tetap, tapi sekarang lebih banyak dari permukiman warga. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.