Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hampir Setengah Populasi Babi di Bali Mati, Dewan Minta Bantuan Bibit Babi 100 Ribu Ekor

Bali Tribune/ Bibit babi Bali.
balitribune.co.id | Denpasar - DPRD Bali mendukung penuh langkah Pemprov Bali memberikan bantuan bibit babi kepada peternak untuk mengatasi berkurangnya populasi babi karena banyak yang mati akibat suspect flu babi Afrika atau African Swine Fever (ASF).
 
Namun, Dewan menilai jumlah bibit babi yang akan dibantu Pemprov Bali tersebut sangat sedikit. Pada tahun 2021 ini, Pemprov Bali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan memberikan bantuan 1.700 bibit babi kepada peternak. Anggarannya sudah dialokasikan dalam APBD Induk 2021 sebesar Rp2,04 Miliar.
 
Adapun babi yang mati sejak awal 2020 karena suspect ASF ini mencapai 292 ribu ekor, hampir setengah dari populasi babi di Bali yang jumlahnya 690.379 ekor.
 
Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi meminta Pemprov Bali untuk menambah bantuan bibit babi tersebut. Menurut dia, bantuan bibit babi itu minimal 30 persen dari jumlah babi yang mati, atau kurang lebih 100 ribu ekor.
 
Adapun rencana bantuan 1.700 ekor bibit babi oleh Pemprov Bali ini, kata dia,  belum mencapai satu persen dari jumlah babi yang mati. "Babi yang mati 292 ribu. Idealnya adalah penambahan bibit 100 ribu. Itu saja baru 30 persen," tegas Kresna Budi.
 
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buleleng ini menegaska, DPRD Bali siap menambahkan anggaran penambahan bibit babi itu dalam APBD Perubahan Tahun 2021. "Anggaran akan kita tambahkan karena ini menyangkut masalah masyarakat kita di Bali," kata Kresna Budi.
 
Dirinya juga menepis adanya kemungkinan ledakan populasi babi di Bali karena adanya bantuan bibit babi tersebut. Sebab, kata dia, jumlah bantuan bibit babi itu tidak terlalu banyak. "Bantuan yang baru diberikan belum ada satu persen dari jumlah kematian babi," tegasnya singkat.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali IB Wisnuardhana mengaku bantuan bibit babi ini masih terbatas. Karena itu, bantuan diprioritaskan kepada peternak di daerah yang banyak babinya mati.
 
Sekretaris Perkumpulan Peternak Hewan Monogastrik Indonesia (PHMI) Putu Ria Wijayanti tak menolak adanya bantuan bibit babi, tapi perlu kajian yang matang agar ke depan tidak terjadi lonjakan populasi babi.
 
"Ini perlu dipikirkan secara matang agar jangan sampai bantuan yang diberikan malah akan merugikan peternak di masa yang akan datang. Karena sampai saat ini pun pemerintah tidak bisa memberikan aturan harga terendah ternak babi sebagai bentuk perlindungan kepada peternak dari kerugian," kata Ria.
 
Untuk diketahui, populasi babi di Bali berkurang signifikan karena 292 ribu ekor babi  mati akibat suspect virus ASF pada tahun 2020. Babi yang mati ini hampir setengah dari populasi babi di Bali yang jumlahnya 690.379 ekor.
 
Kematian terbanyak terjadi di Buleleng sebanyak 79.612 ekor, disusul Tabanan (60.844), Gianyar (57.305), Badung (55.490), Bangli (12.242), Denpasar (9.954), Jembrana (8.582), Klungkung (5.201) dan Karangasem (2.858).
 
Akibat kematian babi ini, peternak mengalami kerugian hampir Rp 876 Miliar. Berkurangnya populasi babi ini menyebabkan para pemotong babi kesulitan mendapatkan ternak babi, dan melonjaknya harga daging babi di pasaran.
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.