Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hanura Dukung Reshuffle Kabinet

PELANTIKAN – Ketum DPP Partai Hanura H. Wiranto di dampingi Gubernur Made Mangku Pastika sesaat sebelum melantik DPD Partai Hanura Bali, Rabu (13/4) di Sanur.

Denpasar, Bali Tribune

Beberapa waktu terakhir isu reshuffle Kabinet Kerja kembali bergulir. Salah satu nama yang disebut-sebut akan menghuni kursi Kabinet Kerja adalah Ketua Umum DPP Partai Hanura, Jenderal (Purn) H Wiranto. Ia dikabarkan akan menjadi Menko Kemaritiman, menggantikan Rizal Ramli.

Konon, munculnya nama Wiranto untuk mengisi jatah Partai Hanura di Kabinet Kerja. Opsi ini disiapkan apabila Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandy dan Menteri Perindustrian, Saleh Husin justru terpental dalam reshuffle jilid II yang dalam waktu dekat dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tentang rumor adanya reshuffle kabinet ini, Wiranto sendiri menyatakan dukungannya. Hanya saja, menurut dia reshuffle merupakan urusan Presiden Jokowi. Begitu juga soal isu bahwa namanya disiapkan untuk masuk Kabinet Kerja, Wiranto mengaku hal itu adalah kewenangan Presiden Jokowi.

"Itu urusan Presiden (Jokowi). Dan, saya ya, bukan siap dan tidak siap. Ini masalah yang sangat sulit ya, untuk seorang Presiden membangun satu tim (pemerintahan) yang sangat kuat, dan sekali lagi saya serahkan Presiden sepenuhnya untuk menyusun tim (kabinet) ini,” tuturnya, saat ditemui usai melantik Pengurus DPD Partai Hanura Provinsi Bali, di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Rabu (13/4).

Ia menegaskan, dirinya selalu memberikan dukungan kepada Presiden Jokowi dalam urusan pemerintahan. Demikian halnya untuk memilih para pembantu yang dapat mengimplementasikan dan menyukseskan program-program Nawacita.

“Saya juga selalu memberikan dorongan kepada Presiden untuk dapat memilih pembantu yang dapat mengimplementasikan apa yang dipikirkan seorang Presiden. Presiden mempunyai suatu cita-cita, suatu harapan, suatu rencana yang bagus,” tegas Wiranto.

Ia menambahkan, dalam perjalanannya, pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla akan menghadapi hambatan-hambatan jika tidak memiliki komposisi kabinet yang kuat. Atas dasar itu, Partai Hanura memilih menunggu dan tidak mau meributkan rumor reshuffle kabinet yang menggelinding saat ini.

Menurut mantan Menkopolhukam di era Presiden Abdurrahman Wahid ini, pihaknya sebagai partai pengusung Joko Widodo - Jusuf Kalla tidak akan mengintervensi Presiden Jokowi dalam kebijakan reshuffle. Tapi tanpa tim yang kuat, kata Wiranto, tentunya akan ada hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program pemerintah.

"Maka selalu kita selalu tunggu saja, gak usah kita ributkan. Yang menilai Presiden, yang punya hak Presiden, dan nanti yang bertanggung jawab terhadap kinerja kabinet juga Presiden. Jangan ikut campur, biarkan dengan hak beliau, wewenang beliau, memilih para putra-putri terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Disinggung mengenai sikap Partai Hanura dalam reshuffle mendatang, Wiranto mengatakan, partainya akan mendukung kebijakan tersebut, terlepas nantinya Hanura dikurangi jatah menterinya dalam kabinet. "Reshuffle bukan hak saya, Reshuffle hal yang sangat biasa. Itu hak Presiden, dan kita mendukung sepenuhnya dong. Masak nggak mendukung?” pungkas Wiranto.

wartawan
San Edison

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.