Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hardiknas 2021 di Tengah Suasana Covid-19, Bupati Suwirta Serahkan 2605 Beasiswa Miskin

Bali Tribune/ BEASISWA - Bupati Suwirta didampingi Kadisdik I Ketut Sujana menyerahkan Beasiswa Miskin, 2605 siswa SD dan SMP.


 
balitribune.co.id | Semarapura  - Serangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 di tengah situasi Covid 19 yang masih melanda tanah air, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung I Ketut Sujana menyerahkan Beasiswa Miskin sebanyak 2605 kepada siswa SD dan SMP. Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (11/5/2021). 
 
Hardiknas 2021 mengambil tema Kita Mampu Serentak Bergerak Wujudkan Merekan Belajar untuk Menuju Klungkung yang Unggul dan Sejahtera dengan Spirit Gema Santi. Bupati Suwirta menyampaikan, pendidikan menjadi fokus Pemkab Klunigkung wujudkan merdeka belajar dengan memberikan beasiswa miskin. Bupati Suwirta menyarankan agar beasiswa yang diberikan kepada KK Miskin sesuai kebutuhan penerima beasiswa dan didata dengan sebaik-baiknya mengenai siapa yang berhak diberikan beasiswa. "Sesuai dengan dengan tema hardiknas Bergerak wujudkan mereka belajar harus dengan pendidikan karakter, dikumandangkan lagu gema santi, budayakan salam gema santi dan pengolahan sampah dengan menyiapkan bangdaus'’ ujar Bupati Suwirta
 
Untuk program satu desa satu TK Negeri Seluruh Desa di Kabupaten Klungkung memiliki Satu TK Negeri, dan masing-masing TK dilengkapi mobil angkutannya. Selain itu, program merdeka belajar ini dilahirkan dari banyaknya keluhan di sistem pendidikan. Salah satunya keluhan soal banyaknya peserta didik yang dipatok oleh nifai-nilai tertentu dengan sistem pengajaran masih mengandalkan guru yang berceramah di depan kelas, sehingga sering menimbulkan kejenuhan. Tujuan merdeka belajar adalah agar para guru, peserta didik, serta orang tua bisa mendapat suasana yang bahagia. Bahagia buat guru, bahagia buat peserta didik, bahagia buat orang tua, dan bahagia “Guru yang baik belum tentu guru penggerak, tetapi guru penggerak sudah pasti guru yang baik,” imbuhnya
 
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana, melaporkan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2021 di Kabupaten Klungkung diisi dengan penyerahan Beasiswa Miskin. "Beasiswa SD Sebanyak 2092 orang dengan penerimaan per orang per tahun sebesar Rp. 500.000,00 sedangkan Beasiswa SMP Sebanyak 513 orang dengan penerimaan per orang per tahun sebesar Rp. 600.000,00 dari sumber dana APBD tahun 2021 sebesar Rp1.353.800.000,00," ujar Sujana.
 
Lebih lanjut peringatan kali ini yang dilaksanakan dengan protokjol kesehatan yang sangat ketat ini, juga diisi dengan kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei di Kantor Dinas Pendidikan serta kegiatan Puputan Sampah Plastik yang dilaksanakan di masing masing kecamatan. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.