Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Bawah Merah dan Cabai Merangkak Naik

Bali Tribune/ MONITORING - Tim Teknis Dinas PKP monitoring ke kelompok tani bawang merah di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani.
balitribune.co.id | Bangli - Harga komodiri jenis cabai dan bawang merah di pasaran harganya merangkak naik. Kenaikan mulai terjadi pada H-2 pencoblosan. Diduga naiknya harga cabai dan bawang merah  karena pasokan dari luar belum masuk dan di beberapa daerah penghasil cabai dan bawang merah khususnya di kawasan  kaldera  Gunung Batur belum memasuki musim panen.
 
Kepala Dinas  Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sukartana saat dikonfirmasi tidak menampik terjadinya lonjakan harga pada komoditi jenis cabe dan bawang. “Sejak beberapa hari belakangan ini harga  kedua komoditi tersebut merangkak naik,” jelasnya, Jumat (19/4).
 
Lanjut I Wayan Sukartna, terkait kenaikan harga tersebut  pihaknya bersama tim teknis  turun  yakni menyambangi beberpa kelompok tani bawang merah di Desa Buahan, kecamatan  Kintamani dan juga melakukan pemantauan harga di pasar. Hasil monitoring untuk harga bawang merah di tingkat petani yakni Rp 35.000/kilogram  dan dipengepul Rp 37.000/kilo gram. “Untuk harga di pasaran berkisar Rp 40 ribu/kilogramnya,” ungkap  I Wayan Sukartana.
 
Menurut naiknya harga  khususnya bawang merah yang terjadi saat ini karena belum masuknya pasokan bawang merah dari  lura daerah seperti  Lombok (NTB)  dan beberapa  sentra pengahsil bawang belum memasuki musim panen. “Jelang pencoblosan  pasokan bawang merah dari luar belum masuk, mungkin saja beberpa hari lagi pasokan dari lua mulai  masuk sehingga harga kembali stabil,” jelasnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.