Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Cabai di Tabanan Tembus Rp75.000 Perkilo

Bali Tribune/ CABAI – Tabanam cabai milik petani di wilayah Tabanan.
Balitribune.co.id | Tabanan - Di awal tahun 2021 harga bahan pangan khususnya cabai merah kecil dibanderol di sejumlah pedagang pasar tradisional di Kabupaten Tabanan melonjak tinggi, bahkan harganya pun mencapai Rp75.000. Meski begitu, kondisi tersebut tak membuat komoditi salah satu hasil pertanian ini menjadi langka.
 
Data di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan mencatat, per 4 Januari 2021 hasil monitoring di sejumlah pasar tradisional harga cabai merah kecil kualitas I terus merangsek naik ke level Rp 75.000 per kg dari posisi sebelumnya berada di angka Rp 60.000 per kg atau mengalami kenaikan 25 persen, sedangkan untuk cabai merah kecil kualitas II naik ke posisi Rp 70.000 per kg dari harga sebelumnya yang dibanderol Rp 55.000 per kg atau naik 27 persen.
 
Menurut Kepala Seksi Pengendalian dan Penyaluran Ekspor Impor Disperindag Tabanan, Nurhayati, S.E., M.Si, Selasa (5/1), lonjakan harga cabai merah kecil ini sudah berlangsung sejak akhir Desember lalu hingga saat ini. Tercermin pada 21 Desember hasil monitoring mencatat harga cabai merah kecil kualitas I di tingkat pedagang sudah naik dari Rp 43.000 per kg menjadi Rp 50.000 per kg, dan cabai merah kecil kualitas II juga naik dari Rp 40.000 per kg menjadi Rp 47.000 per kg.
 
Lonjakan harga cabai merah kecil ke Rp 75.000 per kg ini merupakan posisi tertinggi sejak tiga bulan terakhir. Lonjakan harga ini merupakan siklus tahunan yang selalu terjadi setiap akhir dan awal tahun, sebagai akibat tingginya curah hujan pada periode tersebut. “Pengalaman sebelumnya karena dampak musim hujan membuat lonjakan harga cabai merah kecil bahkan pernah mencapai Rp 100.000 per kg,” tandasnya.
 
Dijelaskannya lebih lanjut, musim hujan memang berdampak pada harga sejumlah produk pertanian, tidak terkecuali cabai merah kecil. Kondisi tersebut sejalan dengan produksi di tingkat petani yang berpotensi mengalami penurunan. Dengan menurunnya produksi cabai merah kecil di tingkat petani, kondisi tersebut belum berdampak pada terjadinya kelangkaan barang di pasaran. Kata dia, meski hanya dipasok oleh petani lokal khususnya Baturiti, masih membuat cabai merah kecil ini tersedia di pasaran. “Pasca tahun baru ini pasokan cabai merah kecil dari Jawa belum masuk ke pasaran, sehingga pasokan hanya dipenuhi oleh produksi lokal. Meski begitu, cabai merah kecil ini masih bisa ditemui di pasaran,” tandasnya. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.