Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Ikan Jembrana Anjlok Saat Nelayan Panen

Bali Tribune/ant
Nelayan sepulang melaut.

Negara | Bali Tribune.co.id  - Harga ikan yang diperoleh nelayan Kabupaten Jembrana, Bali, mengalami anjlok seperti hal yang sudah biasa mereka alami saat terjadi panen ikan selepas melaut.

"Harga tinggi hanya bertahan kurang dari satu minggu, setelah itu harganya anjlok hampir separuhnya," kata Akim, salah seorang nelayan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (4/3).

Ia mengatakan nelayan rata-rata hanya mengikuti harga yang ditetapkan oleh makelar atau blantik ikan, sehingga masalah harga sangat mudah dipermainkan.

Menurut dia, nelayan tidak punya pilihan selain menjual ikan kepada makelar, karena kelompok pedagang ini merupakan penyerap terbesar ikan hasil tangkapan nelayan.

"Pabrik-pabrik yang di sini maupun Pulau Jawa juga banyak menggunakan jasa makelar untuk mendapatkan ikan. Hal seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun," katanya.

Anjloknya harga ikan ini juga dibenarkan oleh Samsuri, Madek, Hasan, Slamet serta sejumlah nelayan lainnya, namun mereka rata-rata tidak terlalu memikirkannya, karena bagi nelayan yang penting saat melaut mendapatkan hasil tangkap.

Madek mengatakan sudah hampir tiga bulan nelayan mengalami paceklik, sehingga saat laut memberikan hasil tangkap yang melimpah, maka ia bersama kawan-kawannya tidak terlalu mempedulikan soal harga jual ikan.

"Sekarang setiap hari melaut selalu mendapatkan ikan, antara dua sampai tiga ton. Hasil tangkap ini lumayan, daripada tidak ada sama sekali," katanya.

Dari mereka diketahui, saat awal mereka mendapatkan ikan jenis lemuru, harga jualnya mencapai Rp8.000 hingga Rp9.000 perkilogram, namun hanya sekitar lima hari harga itu anjlok menjadi Rp4.000 hingga Rp5.000 perkilogram.

"Mau bagaimana lagi? Bagi nelayan yang penting saat melaut mendapatkan ikan. Soal harga memang sudah seperti ini sejak dahulu, kalau hasil tangkap nelayan banyak pasti harganya anjlok," katanya.

Para nelayan ini hanya berharap, mereka mendapatkan hasil tangkap yang rutin, karena beberapa tahun terakhir mereka sering mengalami masa paceklik saat mencari ikan di perairan Bali. ant

wartawan
habit
Category

35 WNA India Tersangka Judi Online Dilimpahkan ke Kejaksaan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah melalui rangkaian penyidikan intensif yang menyita perhatian publik, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali akhirnya merampungkan penanganan kasus perjudian online lintas negara yang melibatkan 35 warga negara asing (WNA) asal India. Dalam perkembangan terbaru, seluruh tersangka resmi dilimpahkan ke pihak Kejaksaan pada Rabu (29/4/2026) untuk memasuki tahap penuntutan.

Baca Selengkapnya icon click

Ulah Konyol Bule Italia Berujung Deportasi

balitribune.co.d I Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial GI (24) resmi dideportasi oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai setelah videonya viral di media sosial karena melawan petugas kepolisian di Denpasar.

GI dipulangkan ke negara asalnya pada Selasa (28/4/2026) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Qatar Airways dengan rute menuju Doha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Gelar Ulang, Punglik: Perkara Sudah di Kejaksaan!

balitribune.co.id I Denpasar - Polemik dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, kian memanas. Di saat perkara sudah memasuki pelimpahan tahap I ke Kejaksaan, muncul rencana dari Wassidik Bareskrim Polri untuk menggelar perkara ulang di Jakarta. Langkah ini langsung menuai kritik keras dari kuasa hukum pelapor, Nyoman Gde “Punglik” Sudiantara.

Baca Selengkapnya icon click

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.