Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Jagung Melambung Tinggi, Peternak Ayam Petelur Terancam Gulung Tikar

Bali Tribune / AYAM PETELUR - Salah satu peternakan ayam petelur di Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Karangasem.

balitribune.co.id | AmlapuraHarga jagung di pasaran melambung tinggi sejak dua pekan terakhir. Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune di sejumlah pasar tradisional di Karangasem, di antaranya di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karangsokong, Subagan, harga jagung saat ini sudah meyentuh Rp 10.000 perkilo. Artinya naik sebesar Rp. 4000 dari harga sebelumnya Rp.6000 perkilo.

Harga tersebut merupakan harga jagung butiran yang belum di giling atau di seroh. Selain harganya yang melambung tinggi, saat ini baik pedagang maupun peternak ayam petelur juga kesulitan mendapatkan pasaokan jagung dari pemasok atau distributor. Ini dirasakan oleh sebagain besar peternak ayam petelur di sentra peternakan di Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Drh. Rusnawan, salah seorang peternak di desa ini mengakui jika saat ini sangat sulit mendapatkan pasokan jagung akibat terjadinya kelangkaan menyusul cuaca buruk yang terjadi akibat dampak Elnino. “Sebelumnya saya mencari jagung hingga ke Pulau Sumbawa, namun sekarang disana kosong tidak ada yang menanam dan panen jagung. Jadi sekarang saya harus berburu jagung kedaerah lain dan kemamrin saya mendapatkan jagung di Jawa Timur,” ungkap Rusnawan.

Itu dia lakoni agar ternak ayamnya bisa tetap berproduksi dan karyawannya bisa tetap bekerja, kendati harga telur dengan harga pakan ternak tidak Balance atau tidak seimbang. Disebutkannya, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kenaikkan harga jagung saat ini bisa dibilang tidak masuk akal. Karena biasanya harga jagung itu naiknya Rp. 500 hingga 1000 perkilo, sekarang langsung melambung dan naik hingga Rp. 5000 untuk setiap kilonya.

Rincinya ujar Rusnawan, usai perayaan Tahun Baru harga jagung masih Rp. 5000-6000 perkilo, tapi saat ini melonjak drastis hingga menyentuh Rp. 9000-9.500 perkilonya. “Kalau harga jagung tidak turun dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan ini,  saya khawatir banyak peternak yang tidak bisa bertahan dan bisa gulung tikar karena tidak kuat menanggung biaya produksi yang meningkat drastis,” lontarnya.

Untuk itu dia dan peternak lainnya di Pesedahan berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menstabilkan harga jagung di pasaran. Sementara itu, sat ini dia dan peternak lainnya belum berani menaikkan harga telur ayam. Dikatakan, ada banyak pertiimbangan, salah satunya saat ini pasar masih lesu dan permintaan telur ayam belum ada peningkatan. “Kalau saya naikkan harga telurnya, agak sulit juga karena saat ini pasar masih lesu. Ya kami berharap harga jagung bisa segera turun. Karena untuk peternakan ayam petelur itu jagung menjadi makanan utama yang dicampur dengan bahan lainnya,” bebernya.

Untuk telur ayam di tingkat peternak, untuk ukuran sedang dijual dengan harga Rp. 42.000 per-krat, sementara untuk telur ukuran besar dijual dengan harga Rp. 45.000 per-karat.

wartawan
AGS
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.