Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Pertamax Turun Akibatkan Inflasi Provinsi Bali Melandai

Bali Tribune/ Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho.
Balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi Provinsi Bali pada bulan Februari 2020 melandai dibandingkan bulan sebelumnya. Melandainya tekanan inflasi terutama bersumber dari menurunnya harga pertamax, tarif angkutan udara, dan sayur-sayuran khususnya tomat. 
 
"Menurunnya tekanan harga tersebut disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang menurunkan harga BBM nonsubsidi pada awal Februari, selain itu, seiring dengan berakhirnya musim HBKN, terjadi penurunan permintaan terhadap angkutan udara yang berakibat pada penurunan tarif angkutan udara," ujar Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Selasa (3/3).
 
Berdasarkan Badan Pusat Statistik, pada Februari 2020, terjadi inflasi sebesar 0,44% (mtm), melandai dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,57% (mtm). Pencapaian inflasi Bali bulan Februari ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi Nasional yang tercatat sebesar 0,28% (mtm). 
 
Secara tahunan, inflasi Bali tercatat sebesar 3,55% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan Nasional yang sebesar 2,98% (yoy). Dengan demikian, inflasi Bali pada Februari 2020 masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 3,0%±1% (yoy). Inflasi terjadi pada kedua kota sampel IHK yaitu kota Denpasar yang tercatat sebesar 0,39% (mtm) dan kota Singaraja mencatat inflasi sebesar 0,70% (mtm). 
 
"Di Kota Denpasar dan Singaraja, inflasi bersumber dari kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau masing-masing sebesar 1,18% (mtm) dan 2,02% (mtm)," papar Trisno.
 
Sementara itu, selama bulan Februari pasokan pangan di seluruh Bali secara umum dapat memenuhi kebutuhan permintaan sehingga harga komoditas pangan pada umumnya cukup terkendali.
 
Melalui TPID, kegiatan pengendalian inflasi tetap diarahkan pada tercapainya 4K yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi ekspektasi. TPID Kabupaten/Kota dan Provinsi di Bali telah melakukan kegiatan antara lain berupa rapat koordinasi, High Level Meeting (HLM) TPID dan pasar murah guna mengendalikan gejolak harga.
 
Kedepan, akan dimulainya bulan puasa yang diiringi kenaikan permintaan berpotensi mendorong tekanan inflasi pada Maret 2020. Selain itu, frekuensi hujan dan gelombang laut tinggi tetap harus diwaspadai karena berpotensi menahan ketersediaan produksi pangan yang pada akhirnya memberi tekanan terhadap inflasi bulan Maret 2020. Meskipun demikian, Bank Indonesia memperkirakan inflasi pada Maret 2020 akan tetap terkendali dan berada pada kisaran sasaran 3,0±1%.
 
"Menghadapi potensi tantangan tersebut, Bank Indonesia Provinsi Bali akan tetap konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan inflasi terjaga dalam kisaran sasaran nasional," pungkas Trisno.
wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.