Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

Telur
Bali Tribune / TELUR - Peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Manggis, Karangasem saat memilah telur yang siap untuk dijual.

balitribune.co.id I Amlapura - Sejak beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam di tingkat peternak di sebagian besar daerah di Indonesia anjlok cukup drastis. Hal ini juga dialami oleh seluruh peternak di Kabupaten Karangasem, salah satunya para peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Harga telur ayam ukuran besar atau TB di tingkat peternak saat ini turun dari sebelumnya Rp48.000-Rp50.000, per krat isi 30 butir, saat ini turun di harga Rp42.000-Rp43.000 per krat. Sementara telur ukuran sedang turun dari sebelumnya Rp45.000 menjadi Rp39.000-Rp.40.000 per krat.

I Wayan Serinten, salah satu pemilik usaha peternakan di Desa Nyuh Tebel, Kamis (9/7/2026) menyebutkan, anjloknya harga telur ayam di Bali khususnya di Karangasem tidak separah yang terjadi di Pulau Jawa. Kendati demikian kondisi ini membuat seluruh peternak di Karangasem tertekan karena turunnya harga telur ayam ini terjadi ditengah melonjaknya harga pakan ternak yang saat ini sudah mencapai Rp7000 per kilogram.

“Harga telur sekarang ini anjlok pak! Tapi kalau harga telur di Bali utamanya di Karangasem masih mending karena turunnya tidak begitu drastis dan separah harga telur di Pulau Jawa yang sangat anjlok,” sebutnya.

Di Pulau Jawa harga telur ayam saat ini kata Serinten berkisar antara Rp20.000-Rp21.000 per kilogram, sementara untuk di Karangasem harga telur ayam hitungannya per tray atau per krat harganya jauh lebih tinggi. Namun  lanjut Serinten, para perternak di Karangasem dalam kondisi saat ini memilih pasrah dan tetap berharap haraga telur ayam di tingkat peternak bisa kembali meningkat.

“Kondisinya seperti ini, harga telur anjlok! Tapi telur kan terus berproduksi dan jumlah produksi saat ini lumayan. Jadi mau gak mau ya harus kita jual. Kalau sebelumnya kita biasa mengirim ke NTB hingga NTT. Tapi sekarang di NTB peternak ayam petelur sudah banyak sehingga telur lokal disana lah yang beredar,” ungkapnya.

Di tengah kondisi pasar yang kurang menguntungkan saat ini, para peternak di Karangasem berusaha bertahan dengan memanfaatkan peningkatan produksi telur ayam untuk menutupi biaya operasional. Namun jika harga telur ayam di pasaran terus merosot dan berada di bawah harga standar dikhawatirkan banyak peternak yang tidak mampu bertahan dan terancam gulung tikar.

wartawan
AGS
Category

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasi Pasien Tertunda Gara-gara Miskomunikasi, Komisi IV Soroti Layanan RSD Mangusada

balitribune.co.id I Mangupura  - Keluhan terkait pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada menjadi sorotan Komisi IV DPRD Badung. Salah satu persoalan yang dibahas yakni pasien yang harus menunda operasi akibat miskomunikasi internal terkait penerapan program Mantap Nak Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.