Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hari Kedua Retreat Kepala Daerah Gelombang II, Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Dibekali Materi Asta Cita, Pemberantasan Korupsi dan Wawasan Kebangsaan

retret
Bali Tribune / RETRET - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat mengikuti hari kedua pelaksanaan Retreat Kepala Daerah Gelombang II di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (23/6).

balitribune.co.id | Jatinangor - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengawali hari kedua pelaksanaan Retreat Kepala Daerah Gelombang II, dengan kegiatan kesehatan senam pagi, dilanjutkan dengan apel disiplin pagi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (23/6).

Untuk informasi kegiatan Retreat Kepala Daerah Gelombang II hari kedua ini sendiri diawali dengan apel pagi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, sekaligus membuka kegiatan tersebut. Mendagri Tito Karnavian juga mengingatkan para kepala daerah untuk memahami dan menaati seluruh tugas, hak dan kewajiban sebagai pejabat publik saat membuka kegiatan orientasi kepemimpinan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Selain bertujuan untuk menyamakan persepsi serta membangun kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, kegiatan orientasi ini juga bertujuan untuk membekali kepala daerah dengan pemahaman utuh mengenai aturan yang berlaku. Untuk itu, sejumlah Pejabat Eselon I di lingkunban Kemendagri akan memberikan penjelasan materi terkait secara lebih detail. 

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di sela-sela waktu istirahat kegiatan, mengungkapkan bahwa, pihaknya bersama Wawali Kota Denpasar Arya Wibawa dan seluruh Kepala Daerah lainnya akan mendapatkan pembekalan materi substansi, yakni tugas pokok kepala daerah, pemberian teori seperti misi Astacita, geopolitik dunia, serta pemberantasan korupsi dan wawasan kebangsaan seperti Implementasi Kewaspadaan Nasional dalam Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara.

"Pada bagian ini kami akan dibekali teori terkait dengan misi Astacita, geopolitik dunia, serta pemberantasan korupsi, dan wawasan kebangsaan lainnya,“ ujar Walikota Jaya Negara.

Pada kesempatan yang sama, Wawali Arya Wibawa mengatakan, kegiatan orientasi ini akan menjadi bagian dari upaya penguatan nilai-nilai dasar kepemimpinan serta komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan berintegritas. 

"Prinsip kedisiplinan harus disertakan pada semua kegiatan pemerintahan. Hal ini merupakan landasan utama dalam penguatan nilai-nilai kepemimpinan,“ kata Wawali Arya Wibawa.

wartawan
HEN
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.