Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hari Ketiga ICNT = Agendakan Workshop Perpaduan Antara Budaya, Tradisi, dan Pelestarian Lingkungan

Cartini Pratihari Kubontubuh
Cartini Pratihari Kubontubuh

BALI TRIBUNE - Hari ketiga penyelenggaran ICNT para peserta dari 31 negara diajak berkeliling dan melakukan workshop di Bali Safari Marine and Park (BSMP) yang berlokasi di Gianyar. Dalam workshop kali ini ada lima kelas workshop yang mendiskusikan bagaimana sebenarnya perpaduan antara budaya, tradisi, dan pelestarian lingkungan.

"Jadi dalam workshop kali ini ada paparan contoh-contoh dari berbagai negara, serta topik-topik utama yang menyangkut konservasi ataupun pelestarian pusakanya bagaimana," ujar Chairperson BPPI, Cartini Pratihari Kubontubuh di sela workshop, Rabu (13/9).

Terlihat para peserta workshop begitu antusias mengikuti kegiatan ini, apalagi para peserta yang berjumlah 200 orang sebelum masuk sesi workshop terlebih dahulu  diajak berkeliling di Bali Safari. "Mereka begitu mengagumi kekayaan alam Indonesia, khususnya keragaman satwa satwa serta varietas yang ada di Indonesia," ucap Cartini.

Selanjutnya Cartini menjelaskan, setelah makan siang para peserta diajak mengikuti plenary season yang disponsori oleh Amex. Dimana institusi ini telah banyak sekali melakukan kegiatan pelestarian, tidak hanya di Amerika, tapi juga di berbagai negara dunia ketiga. "Untuk Indonesia kita juga pernah menerima dukungan dari Amex saat terjadi gempa di Yogyakarta terkait pelestarian pasca bencana dan topik ini salah satu yang akan diangkat dalam sesi selanjutnya," katanya lagi.

Lantas pada sore hingga malam para delegasi akan dijamu Bupati Gianyar untuk menghadiri makan malam bersama di Puri Gianyar. "Nah, ini tentunya adalah sebuah pesan yang ingin disampaikan Bupati dalam mengangkat kekayaan dari aneka budaya Indonesia, khususnya Bali dan Gianyar yang akan ditampilkan pada saat makan malam," sebutnya.

Kegiatan ICNT menurut Cartini bagian dari berbagi pengalaman masing masing negara dalam menghadapi tantangan dalam pelestarian pusaka yang notabene dihadapi masing masing negara. "Apa saja sih tantangannya, bagaimana mengatasinya. Jadi tidak mutlak tantangan hanya dalam bentuk dana, tapi ada hal lain di luar itu yang mesti dipecahkan bersama," tutur wanita berkacamata ini.
Dalam kesempatan ini para delegasi bukan hanya berbagi dalam keilmuan, tapi juga cerita sukses negara negara yang berhasil mengatasi tantangan tersebut. "Misal temen kita di India, mereka sukses dengan heritage Education. Seperti apa yang bisa dilakukan oleh negara negara lain. Atau Indonesia yang terkenal  kuatnya menjaga adat dan tradisi mungkin ini yang perlu didengar oleh dunia, bahwa solusi masalah iklim, climate change mungkin bisa diatasi dari solusi itu.
Bahkan bagaimana dukungan dari pemerintah dalam atasi persoalan ini. Semua dibahas dalam workshop hari ini," tutupnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Pansus TRAP dan Pemkab Tabanan Tegakkan Aturan, Fokus Sejahterakan Petani

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari berbagai pelanggaran tata ruang dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta sistem irigasi tradisional Subak.

Baca Selengkapnya icon click

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.