Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harmonis dan Mistis Pujawali di Pererepan Sari Pedungan

Bali Tribune/ Salah seorang trans melakukan ngurek kiris saat Pujawali di Kekubon seorang warga di Pedungan.



balitribune.co.id | Denpasar -  Setiap enam bulan sekali di hari Tumpek Krulut, selalu dilaksanakan upacara di sebuah rumah milik salah seorang warga yang menamakan Pererepan Sari tepatnya di Jalan Pulau Bangka perbatasan antara Banjar Sawah dan Banjar Puseh, Pedungan, Denpasar Selatan.

Keharmonisan nampak tatkala sejumlah umat yang tangkil sejak sore hari bagaikan bertemu sodara lama. Sesuhunan di Pererepan Sari disampaikan Penyumbu atau pemangku sebagai sungsungan jagat. Jadi tak heran yang tangkil dari suruh umat di Bali.

Terlebih Sesuhungan di Pererepan Sari berawal dari cikal bakal yang berkaitan dengan Pura Barong Barong 'Karang Boma' Kuta Selatan dan Pura Tirta Arum Serangan. Menariknya, suasana canda tawa berubah menjadi penuh keangkeran tatkala Ida sesuhunan Ratu Ayu (Rangda) dan Ratu Gede Lingsir (Barong) turun untuk mesolah (menari). Banyak umat dari berbagai daerah yang tangkil langsung kerahuan (trans).

"Sebagai penyumbu dan atas nama keluarga, tidak pernah untuk mengundang seluruh umat untuk tangkil. Namun setiap pujawali selalu dirayakan dan digelar arja," singkat Penyumbu yang irit bicara ini.

wartawan
JRO
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.