Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hasil Survei ASI, Grace Natalie Layak Jadi Menteri, Setuju?

Bali Tribune/net
Ketum PSI Grace Natalie

Jakarta | Bali Tribune.co.id – Hasil survei yang dilakukan Arus Survei Indonesia (ASI) pada 26 Februari-12 Maret 2019 menyebutkan kelompok kaum milenial pantas menduduki jabatan menteri, mereka diharapkan mampu menjadi pengelola negara untuk masa depan yang lebih baik.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rifan dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dikutip Warta Ekonomi.co.id, Kamis (14/3) mengungkapkan survei tersebut melibatkan 110 pakar yang menjadi penilai.

Mereka berasal dari berbagai profesi seperti akademisi, jurnalis, peneliti, partai politik, organisasi kemasyarakatan, pengusaha muda, mahasiswa, budayawan dan kalangan profesional. Dari 32 figur kaum milenial yang saat ini cukup populer, muncul 12 nama yaitu enam nama dari politisi dan enam nama dari profesional sebagai figur paling pantas jadi menteri.

Mereka adalah, Emil Dardak (Wagub Jawa Timur) dengan total nilai 79,66, Nadiem Makarim (CEO Go-Jek) (78,88), Ahmad Zaky (CEO Bukalapak) (73,76), Merry Riana (73.02), Witjaksono (pemilik Dua Putra Utama Makmur (DPUM) (71,78), dan Inayah Wahid (70,58) persen.

Sedangkan dari milenial politisi, muncul nama Agus Harimurti Yudhoyono (70,06) yang dinyatakan sebagai figur milenial partai yang layak menjadi menteri.

Figur lainnya, Ketum PSI Grace Natalie (68,62), Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (68,51), Ketum PKPI Diaz Hendropriyono (64,36), Wasekjen PKB Lukmanul Hakim (61,11), dan politikus PKS Prananda Paloh (60,91).

"Riset ini menggunakan metode uji kelayakan figur melalui tiga tingkat, yakni meta analisis, focus group discussion dan penilaian pakar itu sendiri," kata Ali Rif'an.

Ali Rifan juga menjelaskan, kalangan milenial yang masuk dalam jajaran top eksekutif pemerintahan juga mulai muncul di berbagai negara, seperti Malaysia Syed Sadik Syed Abdurrahman, (25), Kanada (Justin Trudeau, 31), Uni Emirat Arab (Shamma bin Suhail, 22), dll.

"Isu milenial menjadi riset kami. Harapannya, di tangan milenial, politik menjadi cair dan menyenangkan. Tidak angker seperti yang terasa selama ini," ujarnya. net

wartawan
habit
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.