Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Haturkan Sesajen, Pemangku Nyaris Tertimbun Pohon

Bali Tribune/ HANCUR - Bale kulkul dan bale panggung di Pura Alas Harum, Basangambu, Manukaya, Tampaksiring rusak parah.
Balitribune.co.id | Gianyar - Seorang Pemangku Pura, yakni Jero Mangku I Wayan Weda serta Prajuru Adat nyaris jàdi korban pohon tumbang di Pura Alas Arum, Basangambu, Manukaya, Tampaksiring, Selasa (19/1). Saat kejadian, Jero Mangku sedang melaksanakan pemujaan (Nganteb Banten), tiba-tiba ranting pohon yang sangat besar roboh ke arah pura. Syukurnya, Jero Mangku luput dari timbunan pohon, namun dua bangunan pura mengalami rusak parah.
 
Saat prosesi upacara, sekitar pukul 10,00 Wita, tidak ada hujan. Jero Mangku yang juga didampingi Prajuru adat pun dengan khusuk melaksanakan upacara. Namun tanpa dinyana, di antara suara lentingan genta, terdengar suara gemuruh patahan kayu dan langsung ambruk ke arah pura. Syukurnya, patahan ranting pohon besar dengan diamater 1,30 meter dan panjang 10 meter itu tidak mengarah ke titik prosesi namun dengan jarak yang tidak jauh, dua bangunan pura yang tertimpa. “Saya langsung meloncat begitu mendengar suara patahan pohon, palinggih pun langusng hacur ditimpanya,” ungkap Jero Bendesa Adat Basangambu I Made Wartawan.
 
Meski pun bukan pohon utama, namuan bagian dahan pohon yang patah itu  sangat besar dengan ranting yang rimbun.  Diduga tahan yang posisi memnag miring ke arah pura ini tidak bisa menahan beban. Setelah  beberapa hari belakangan diguyur hujan dengan angin kencang. “Syukur tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun bale kulkul dan bale panggung yang ditimpa mengalami kerusakan cukup parah,” ungkao Jero Bendesa.
 
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar IGN Dibya Presasta mengantakan pihaknya sudah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gianyar setelah menerima laporan. "Mendapat laporan, Petugas kami yang sedang berada dilapangan, langusng sebgainnya kami geser ke lokasi dengan alat evakuasi lengkap," terangnya.
 
Disebutkan, proses evakuasi sedikit terkendala. Karena  bagian pankal dahan besar itu masih tersangkut di atas pohon. Kondisi ini menyebabkan pihaknya harus bertindak hati-hati, supaya tidak menimpa orang dan bangunan di bawah. "Anak-anak masih bekerja di lokasi dibantu instansi terkait. Mudah-mudahan berjalan lancar. Kami khawatir hujan turun sehingga memicu jatuhnya dahan ke palinggih lainnya. Pendataan sementara, kerugian matwrial mencapai Rp 350 juta,” pungkasnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Mandalika Racing Series, Astra Motor Racing Team Sapu Bersih 7 Podium

balitribune.co.id | Mandalika - Astra Motor Racing Team (ART) kembali menunjukkan taji di kancah balap nasional. Di bawah naungan Astra Motor, tim ini berhasil memborong tujuh podium dalam putaran ketiga Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.