Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hindari Sekolah Double Sift, Disdik Klungkung Bangun 20 Ruang Kelas Baru

Nyoman Sukadana.
Nyoman Sukadana.

BALI TRIBUNE - Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung berencana membangun puluhan ruang kelas baru untuk menangani masalah kekurangan kelas di tahun ajaran 2018/2019  ini. Hal itu dikarenakan sampai saat ini sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Klungkung masih mengalami kekurangan ruang kelas. Untuk itu beberapa sekolah ada yang menerapkan sistem double shift mengatasi kekurangan ruang kelas tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Kasi Kelembagaan Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sukadana, Jumat  (22/6). Menurutnya, kedepan  Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung berencana membangun  sebanyak 20 ruang kelas dan tiga laboratorium IPA di tahun 2018 menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2018. Adapun untuk ruang kelas, itu akan tersebar di SDN 1 Semarapura Kangin sebanyak dua ruangan dengan anggaran Rp 540 juta. Sementara SDN 2 Semarapura Tengah sebanyak empat ruangan beserta bangku belajar dengan total anggaran sekitar Rp 900 juta. Sementara di SMP 1 Banjarangkan akan dibangun sebanyak empat ruang kelas dengan anggaran sebanyak Rp 850 juta, SMP N 1 Nusa Penida sebanyak tiga ruangan dengan anggaran Rp 900 juta, SMP N Satap Selat sebanyak empar ruangan dengan anggaran sebanyak Rp 1,15 miliar, SMP N 6 Nusa Penida sebanyak tiga ruangan dengan pagu Rp 750 juta. “Sementara tiga laboratorium IPA dengan anggaran masing-masing sebesar 320 juta akan dibangun di SMP N Satap Batukandik, Satap 2 Batukandik, Satap Pejukutan Nusa Penida,” ujar Nyoman Sukadana. Menurutnya, dengan pembangunan 6 ruang kelas untuk SD itu, pihaknya mengaku kekurangan kelas di tingkat SD sudah teratasi. Sementara di tingkat SMP, diungkapkannya masih mengalami kekurangan kelas. Namun pihaknya belum bisa mengungkapkan secara pasti berapa jumlah ruang kelas yang kurang di tingkat SMP karena masih menunggu hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). “Meski begitu kami genjot tahun 2019 ini bisa terselesaikan,” tegasnya. Pihaknya berharap dengan terus dilakukan pembangunan ruang kelas, tidak akan  ada lagi sekolah-sekolah baik di tingkat SD maupun SMP yang mengalami kekurangan kelas. Serta tidak ada lagi SD dan SMP yang menerapkan sistem double shift disemua jenjang pendidikan di Kabupaten Klungkung ini ke depan.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Buka Puasa Bersama Warga Muslim di Kampung Gelgel

balitribune.co.id I Semarapura - Guna menjaga tradisi toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung, I Made Satria dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri undangan Buka Puasa Bersama masyarakat Muslim di Masjid Nurul Huda Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penipuan Berkedok Migrasi Data Pajak Marak, DJP Minta Wajib Pajak Waspada

balitribune.co.id | Jakarta - Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Peringatan ini disampaikan seiring maraknya upaya penipuan di tengah gencarnya program aktivasi akun Coretax DJP bagi seluruh wajib pajak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.