Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

HPPNP Nusa Penida Dukung Pungutan Retribusi Wisatawan

Bali Tribune/ DATANGI - Kedatangan HPPNP datangi kediaman Bupati Suwirta, dukung pengenaan retribusi wisatawan.
balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Nyoman Suwirta menyambut baik aspirasi dan masukan dari Himpunan Penggiat Pariwisata Nusa Penida [HPPNP]  yang dipimpin Ketuanya. Putu Gede Suka Widana bersama  sekitar 15 orang mendatangi kediaman pribadi Bupati Suwirta di Banjar Siku, Kamasan, Klungkung, Rabu (3/7).   
 
Kedatangan mereka ini untuk  menyampaikan sumbang pemikiran serta aspírasi kepada Bupati Suwirta  terkait tentang perkembangan pariwisata  saat ini di Nusa Penida. Pada kesempatan itu Bupati Suwirta menyatakan rasa senangnya dengan kedatangan mereka karena hal itu demi kemajuan Kepariwisataan di Klungkung khususnya di Nusa Penida.
 
Bupati Suwirta merespon positif dengan masukan terkait retribusi yang dipungut sesuai Perda yang harus dilaksanakan itu untuk  pembangunan di Nusa Penida nantinya. Dirinya meminta kepada warga di Nusa Penida jangan asal posting hal hal yang terkait retribusi ,malah ini bisa membawa imeg negatif,sebaiknya dipostinglah tempat tempat yang indah di Nusa Penida. “Saya yakin kan nantinya hasil retribusi yang terkumpul itu untuk perbaikan inprastruktur maupun lainnya di Nusa Penida.Bukannya uangnya mau dibawa kemana kemana jelas ini pemikiran yang tidak baik nantinya kita akan bicara kepada semua pihak agar memahami ini,” terang Bupati Suwirta.
 
Terkait dengan kesiapan operator Boat yang ada di Nusa Penida menurutnya sebagian besar sudah menyatakan kesiapannya untuk membantu memungut rstribusi tersebut. “Saat ini satu lagi operator Boat Marlin sudah tanda tangan MOU siap memungut retribusi. Masalah hal lain masukan dari himpunan Penggoat Pariwisata di Nusa Penida itu pasti kita perhatikan untuk kemajuan pariwisata di Nusa Penida,” tandasnya.
 
Aspirasi HPPNP yang disampaikan oleh Gede Metro menyatakan pada dasarnya sangat mendukung retribusi yang sudah diperdakan, namun ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dalam penerapannya, diantaranya terkait Lokasi pemungutan, diupayakan agar bisa diseluruh pelabuhan yang ada di Nusa Penida sehingga tidak muncul ketimpangan dan kecemburuan sosial yang menimbulkan polemik di masyarakat.
 
Disamping itu diseluruh pelabuhan yang ada Posko pemungutan, upayakan agar terlihat lebih elegan agar tidak terlihat seperti posko pembagian sembako. Akan lebih bagus bila pemungutan retribusi menjadí  satu meja dengan counter tiket boat keberangkatan ke Nusa Penida dan di Nusa Penida petugas retribusi hanya melakukan pengecekan tiket ulang.
 
Petugas pemungutan upayakan agar mengerti dan paham tatacara menjelaskan kepada wisatawan bila dibutuhkan informasi terkait retribusi yang dilakukan. Diharapkan Petugas keamanan, agar tidak terlalu banyak ditempatkan di Pos saat pemungutan retribusi sehingga wisatawan tidak kaget dan terkesan seolah-olah di Nusa Penida sedang ada kekacauan dan kesannya seperti pemalakan (gangster).
 
“Pungutan di tempat wisata satu pintu seperti yang diperdakan merupakan pola yang sangat efektif dan efisien untuk Nusa Penida. Jangan lagi ada pemungutan di tempat-tempat wisata apapun bentuk dan alasannya. Kalaupun sudah ada perdes, mohon untuk diatensi agar perdes bisa dibekukan mengingat perda sudah berlaku.  Terkecuali terkait masalah pungutan parkir kendaraan, mengenai teknisnya kami percayakan kepada pemerintah maupun desa adat dan desa dinas dalam pengelolaannya,” terang Gede Metro.
 
Terkait Fasilitas objek wisata,sebagai  penunjang keberlangsungan pariwisata,  diupayakan agar tersedia lahan parkir yang memadai beserta petugas parkir, toilet standar international (meskipun berbayar), sign board. Sementara untuk penanggulangan  Sampah dan kebersihan agar diperhatikan tidak dianggap sepele karena kebersihan adalah penunjang utama dalam pariwisata.Untuk itu diupayakan dísetiap destinasi, pelabuhan dan tempat-tempat tertentu disediakan bak sampah yang diambil rutin oleh petugas kebersihan. Khusus untuk menjaga keamanan tamu agar dipersiapkan (rambu-rambu) peringatan, life guard atau petugas keamanan.
 
Diminta agar Pemkab memperhatikan Sumber daya manusia (SDM) yang mjumpuni menangani perkembangan pariwisata di Nusa Penida agar tidak  diluar kendali. Apabila hal itu dibíarkan, niscaya citra baik dan stabilitas pariwisata Nusa Penida akan terhambat. Mereka berharaf agar pemerintah mengupayakan adanya pendidikan/pelatihan skill pariwisata baik itu berupa pelatihan, pembekalan hingga sertifikasi. Sementara untuk insfrasruktur jalan, mereka memohonkan  agar ada upaya yang lebih cepat dan tanggap dari pemerintah mengatasi jalan yang rusak maupun yang berlobang. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Sidak Tiga Titik Strategis di Denpasar, Satgas Pangan Polda Bali Pastikan Harga Aman

balitribune.co.id I Denpasar - Komitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok terus diperkuat oleh Satgas Pangan Siber Polda Bali bersama instansi pemerintah terkait. Melalui kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan, Kamis (26/02/2026) tim gabungan memastikan harga pangan di Bali tetap terkendali dan sesuai dengan ketentuan pemerintah. 

 

Baca Selengkapnya icon click

Geger! Potongan Tubuh Manusia Bertato Bunda Maria Ditemukan di Pantai Ketewel Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menyusul temuan tubuh manusia yang sudah berupa kerangka tanpa kepala di pantai Ceningan, Nusa  Penida, kali initemuan potongan tubuh manusia kembali gegerkan Warga Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar. Entah ada kaitannya atau tidak, potongan tubuh berupa kepala dan bagian tubuh lainnya ditemukan terdampar di Muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Ketewel, Sukawati, Kamis (26/2/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sudah 5 Tahun Terkunci, Warga Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi Desak Pemerintah Buka Pemblokiran Aset

balitribune.co.id | Tabanan – Forum Perbekel Desa Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi menuntut kejelasan resmi dari pemerintah terkait status lahan warga menyusul berakhirnya masa berlaku penetapan lokasi (Penlok) atas rencana proyek tersebut. Para kepala desa mendesak agar pemblokiran aset segera dibuka secara formal agar masyarakat bisa kembali mengelola lahan mereka, baik untuk keperluan transaksi jual beli maupun agunan perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Beda Fakta dengan Pertamina, Peneliti Temukan Residu Minyak Terendap di Akar Mangrove Tahura

balitribune.co.id | Denpasar - Hasil uji laboratorium terhadap sampel sedimen dan air di kawasan hutan mangrove milik KSOP dan Pelindo mengungkap fakta baru. Tanah di sekitar perakaran (rhizosfer) mangrove dinyatakan positif tercemar senyawa hidrokarbon yang identik dengan bahan bakar minyak jenis diesel atau solar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Dukung Percepatan Government Technology dan Transformasi Digital Pelayanan Publik

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan implementasi Government Technology (GovTech) sebagai langkah strategis menuju transformasi digital pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Jaga Harmoni di Hari Suci, Pemerintah Kabupaten Tabanan Sepakati Seruan Bersama Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyepakati “Seruan Bersama” dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah menyusul beriringannya pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 dengan Malam Takbiran Idul Fitri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.