Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Disertai Angin Kencang, Gudang Pakan Ternak Hancur Tertimpa Pohon Tumbang

Bali Tribune / TERTIMPA POHON - Gudang pakan ternak milik warga di Desa Nongan, Rendang, Karangasem hancur tertimpa pohon tumbang

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Karangasem, Minggu (3/1/2021). Di Banjar Dinas Bujaga, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, sebuah pohon kelapa setinggi 10 meter tumbang dan menimpa bangunan gudang milik salah satu warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bencana pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita dinihari, dimana sebelumnya darimlaporan warga setempoat sempat terjadi hujan yang disertai dengan tiupan angin kencang. Dan saat itu warga mendengar suara gemerisik yang disusul dengan suara hentakan keras.

Warga yang mendengar suara tersebut kemudiann keluar rumah untuk mengecek, dan ternyata gudang pakan ternak milik I Made Supriadi, warga Banjar Dinas Bujaga, hancur tertipa pohon kelapa tumbang. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh warga ke Perbekel Nongan untuk selanjutnya diteruskan ke BPBD Karangasem untuk bantuan penanganan.

Menerima laporan tersebut, BPBD Karangasem menerjunkan sejumlah anggota TRC untuk melakukan penanganan dan pendataan ke lokasi kejadian. “Begitu menerima laporan, kita sudah terjunkan TRC kelokasi kejadian untuk melakukan penanganan sekaligus pendataan dan asesment,” ucap Kalak BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa.

Namun disampaikannya, untuk penanganan pohon ntumbang tersebut telah lebih dulu dilaksnakan oleh pemilik rumah bersama masyarakat setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian pohon tumbang tersebut, karena yang tertimpa hanya gudang penyimpanan pakan ternak. Sementara itu, mengingat kondisi cuaca ekstrim yang masih terjadi hingga saat ini, pihaknya menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menghindari berada di dekat pohon disaat terjadi angin kencang

wartawan
Husaen SS.
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.