Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Lebat, Rumah Guru SMP Hancur Diterjang Material Batu dan Tanah Longsoran Tebing Tegalan

Bali Tribune / LONGSOR - Pemilik rumah I Gede Rupawan menunjukan bagian bangunan rumahnya yang hancur akibat terjangan material longsoran

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem, telah memicu terjadinya bencana longsir dan pohon tumbang di sejumlah tempat. Di Banjar Dinas Basangalas Kangin, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Karangasem, rumah milik I Gede Rupawan rusak berat akibat diterjang material longsoran berupa batu dan tanah yang terjadi pada Sabtu (23/1/2021) sekitar pukul 13.00 Wita.

 

Hingga saat ini, pemilik bangunan rumah yang rusak berat tersebut masih berupaya secara swadaya membersihkan material longsoran yang telah menjebol dua kamar dari tiga kamar yang ada di bangunan rumahnya tersebut. Ditemui Bai Tribune, Minggu (24/1/2021) Gede Rupawan yang juga guru pengajar salah satu SMP di Kecamatan Abang ini menjelaskan kronologis sebelum akhirnya material longsor tersebut merusak bangunan rumahnya.

Dikatakannya, sebelumnya selama hampir empat hari berturut-turut terjadi hujan yang sangat lebat. “Kalau sebelum-sebelumnya tidak pernah terjadi hujan selebat sekarang ini pak, dan saya pun sama sekali tidak punya firasat yang aneh sebelum kejadian longsor ini  terjadi,” ungkap Rupawan. Sebab kata dia, lagian tebing yang berupa tegalan di belakang rumahnya itu telah disender dengan baik, hanya saja bangunan senderan tersebut tidak dipasang pondasi T yang masuk bagian tengah tanah yang disender.

lihat foto : pemilik rimah I Gede Rupawan menunjukkan bagian bangunan rumahnya yang terkena lonsor

Waktu longsor terjadi, Rupawan bersama istrinya tengah berada di bangunan rumahnya yang lain yang lokasinya sekitar lima meter dari bangunan rumah yang diterjang longsoran tersebut. “Waktu itu memang istrinya mendengar suara gemuruh dan tanahnya agak bergetar, lalu ada suara hantaman keras. Saya kemudian disuruh ngecek dan ternyata tembok rumah saya itu yang hancur diterjang material longsoran,” ucap Rupawan.

Yang hancur itu dua kamar tidur, dan memang biasanya kalau siang sepulang mengajar, dia sering beristirahat siang di kamar tersebut. Dan beruntung saat kejadian longsor itu dirinya sedang berada di rumahnya yang sebelah timur. Kejadian longsor itu kemudian dilaporkannya ke Kepala Dusun, Perbekel, dan diteruskan ke Camat Abang serta ke BPBD Karangasem. “Kemarin pak Kalak BPBD Karangasem, pak Ida Bagus Arimbawa sudah kesini bersama anggotanya untuk mengecek. Pak camat dan pak Perbekel juga sudah kesini,” sebutnya.

Sementara kerugian yang dideritanya akibat kejadian itu mencapai puluhan juta rupiah. “Ya kami berharap ada bantuan lah dari pemerintah. Dan untuk sementara saya diminta untuk mengosongkan rumah ini, karena khawatir terjadi longsor lagi, mengingat curah hujan yang begitu tinggi,” tuntasnya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.