Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

HUT Kota Singaraja ke-412 - Bersama MMDP Buleleng,Pemkab Gelar Lomba Busana Pecalang

Para peserta Lomba Busana Pecalang se-kabupaten Buleleng serangkaian HUT ke-412 Kota Singaraja di Gedung Gde Manik Singaraja, Sabtu (16/4) lalu.

Singaraja,Bali Tribune

Bekerjasama dengan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Buleleng,pemerintah setempat menggelar Lomba Busana Pecalang. Lomba ini dilaksanakan serangkaian HUT ke-412 Kota Singaraja.

Berlangsung di Gedung Gde Manik Singaraja,Sabtu (16/4) lalu, sebanyak 53 pasang Pecalang mewakili desa pakraman yang ada di Buleleng mengikuti Lomba Busana Pacalang.

Ketua Panitia lomba Gede Suardika mengatakan, lomba ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terkait busana pecalang sebagimana Pararem (keputusan,red) Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Bali.

“Penyamaan persepsi ini kami perlukan karena pecalang sebagai garda terdepan pengamanan wilayah Desa Pakraman maupun banjar adat harus mampu menunjukkan identitas diri mereka sebagai pecalang,” ungkap pria yang akrab disapa Bob ini.

Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG yang hadir dalam acara itu mengapresiasi penyelenggaraan lomba dimaksud. Menurutnya kegiatan tersebut sarat dengan nilai kearifan lokal.

”Lomba ini yang pertama di Bali sehingga kriteria dalam lomba ini digunakan oleh pecalang di Buleleng untuk keseragaman,”ujar Wabup Sutjidra.

Tidak hanya itu,Sutjidra mengakui bahwa dirinya telah mendapat arahan dari Bupati Buleleng untuk menggelar pelatihan dasar pengamanan bagi Pecalang bekerjasama dengan aparat kepolisian setempat.

”Sesuai arahan Bupati Buleleng, nantinya seluruh pecalang yang ada di Kabupaten Buleleng akan mendapatkan pelatihan oleh Kepolisian agar pecalang tahu betul bagaimana menjaga keamanan,”katanya.

Sementara,salah seorang juri lomba Agus Astapa mengatakan,kriteria dasar yang dijadikan penilaian dalam lomba busana pecalang ini adalah Perarem Sesana Pecalang Bali yang telah diputuskan oleh MUDP Bali.

”Pakaian standar pecalang yaitu baju putih rompi hitam, udeng berwarna merah, saput poleng, dan kamen hitam.Yang terpenting pecalang membawa keris sebagai ciri khas budaya Bali,” ucap pengurus MUDP Bali ini.

Tampil sebagai juara dalam Lomba Busana Pecalang se-Buleleng Tahun 2016 adalah, Juara I dengan total nilai 980 diraih Pecalang Desa Pakraman Kloncing, Kecamatan Sawan.

Disusul Juara II dengan total nilai 970 diraih Pecalang Banjar Paketan Desa Pakraman Buleleng. Dan, Juara III diraih Pecalang Desa Pakraman Nagasepa, Kecamatan Buleleng  dengantotal nilai 905.

Sementara Pecalang Desa Pakraman Pengastulan  dengan total nilai 875 berada pada posisi Juara Harapan.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Murtiningsih Hilang Terseret Ombak saat Terapi Rendam Pasir di Pantai Masceti

balitribune.co.id I Gianyar - Naas menimpa Ni Nyoman Murtiningsih (48), warga Banjar Palak, Sukawati. Sedang terapi rendam pasir di Pantai Masceti, korban justru diterjang ombak dan terseret arus, Rabu (24/6/2026) siang. Sang suami yang menyaksikan kejadian itu tidak  bisa berbuat banyak dan hanya bisa berteriak minta pertolongan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fasilitas di Alun-Alun Bangli Rusak, Ketua Dewan Desak DLH Gerak Cepat

balitribune.co.id I Bangli - Sejumlah fasilitas di Alun-Alun Bangli dalam kondisi rusak. Kondisi ini sangat membahayakan pengunjung alun-alun kebanggaan masyarakat Bangli ini. Realita rusaknya fasilitas tersebut mendapat sorotan Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika.

Baca Selengkapnya icon click

Peningkatan Keselamatan Berwisata Jadi Fokus Utama Program Kemenpar

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Pariwisata (Menpar) Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana memaparkan 5 program unggulan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk capaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2027. Program unggulan pariwisata nasional dirancang untuk mendukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia khususnya dalam mendorong ekonomi kerakyatan, pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Titi Bah Memukau PKB 2026, Arja Klasik “Kembar Buncing” Angkat Pesan Kesucian Jiwa dan Regenerasi Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Duta Kabupaten Badung, Sanggar Titi Bah dari Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, sukses memukau penonton saat tampil dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.