Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

HUT - Perayaan HUT Kota Amlapura ke 378, Apel Bendera dan Penandatanganan Kerjasama

PENANDATANGANAN - Acara penandatanganan kerjasama Pemkab Karangasem dengan BNN, Puri Gede dan Kantor Pertanahan usai Apel Bendera Peringatan HUT Kota Amlapura ke 378.

BALI TRIBUNE - Perayaan HUT Kota Amlapura ke 378 dilaksanakan dengan menggelar Apel Bendera di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, (22/6) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri. Apel bendera kemarin juga dihadiri oleh Mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, Seluruh OPD dilingkungan Pemkab Karangasem, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat I Gusti Made Tusan, serta sejumlah undangan lainnya. Dalam apel bendera tersebut juga terdapat pasukan pembawa bendera Raksaking Dharma Prajahita yang merupakan lambang daerah Karangasem. Bupati Karangasem yang membacakan sambutan Gubernur Bali, menyebutkan moment peringatan HUT Kota Amlapura ke 378 ini hendaknya bisa dijadikan sebagai sarana untuk mawas diri atau intrispeksi diri, dengan demikian kata  Bupati setiap perjalanan hidup ini akan selalu bermakna karena mampu memberikan jawaban atas persoalan kekinian serta responsif dengan tantangan ke depan. “Yang utama bagaimana merancang sebuah formula masa depan berlandaskan realita dan dinamika kekinian tanpa melupakan nilai-nilai peristiwa bersejarah masalalu,” tandas Bupati membacakan sambutan Gubernur Bali. Disebutkannya, tema peringatan HUT Kota Amlapura ke 378 ini yaitu “Dirgahayu Trihita Karana Harmoni Jagat Semesta” ini menurutnya sejalan dengan semangat pemerintah dan masyarakat Karangasem dalam rangka mewujudkan keseimbangan di setiap elemen kehidupan. Diakuinya tema ini juga mengingatkan dalam pelaksanaan pembangunan daerah yang harus selalu dilandasi dengan prilaku Menyama Braya dan terintegrasi. Ini terimplementasi oleh pilosofi Tri Hita Karana itu sendiri. “Untuk itu diharapkan agar masyarakat dan Pemerintah bisa bahu membahu mewujudkan Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat dengan dilandasi semangat integritas, etos kerja dan gotong royong,” ujar Mas Sumatri. Selama ini banyak capaian pembangunan yang dilaksanakn Pemkab Karangasem cukup memuaskan salah satunya pembangunan infrastruktur sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ditandaskannya, polisofi menyama braya harus terus djaga dan meenjad landasan hidup bangi masyarakat ditengah derasnya pengaruh nilai-nilai budaya modern. Jadi menurutnya permasalahan kemiskinan harus tetap mendapatkan perhatian serius dan dipriorotaskan melalui program simultan dan berkesinambungan. Yang terpenting hariuis mendapatkan dukungan optimal dari semua pihak termasuk lembaga-lembaga tradiisional seperti Desa Pakraman, Subak, Banjar Adat dan Sekaa Teruna. Dalam kesempatan kemarin usai Apel Bendera juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Pemkab Karangasem dengan BNN tentang percepatan pengembangan dan pembangunan kapasitas BNN Kabupaten Karagasem, kepakatan dengan Puri Gede tentang pengelolaan kawasan Puri Gede, serta kesepakatan dengan Kantor Pertanahan Karangasem tentang integrasi data dalam rangka penyediaan, pemanfaatan dan pengembangan Pelayanan Publik.  

wartawan
redaksi
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.