Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

IB Gaga Harapkan Mahayastra Perhatikan Gianyar

Bali Tribune / Ida Bagus Gaga Adi Saputra
balitribune.co.id | Gianyar - Meskipun tidak lagi menjabat Bupati per 20 September 2023, Bupati Gianyar Made Mahayastra diharapkan tetap memperhatikan dinamika pembangunan di Gianyar. Apalagi ke depannya masih banyak persoalan yang membutuhkan sumbangsih pemikiran seluruh stokhorder, tak terkecuali mantan bupati.  Hal itu diharapkan Wakil Ketua DPRD Gianyar Ida Bagus Gaga Adisaputra.
Kepada awak media, Selasa (19/9),  mantan sekda Gianyar ini memastikan akan ada sejumlah persoalan mendesak karena mendera kehidupan masyarakat. Terutama lonjakan harga beras yang beberapa minggu lalu hanya Rp 12.200 per kg, kini tembus menjadi Rp 14.000 per kg. Ada banyak warga baik konsumen pangan berbahan beras hingga pedagang makanan, makin kesulitan karena terdampak harga beras makin melambung.

Menurut dia, keadaan ini membuat serba dilema. Masyarakat terlanjur sangat terbiasa mengkonsumsi pangan berbahan beras sehingga sulit beralih ke pangan nonberas. Jika harus beralih ke non beras, misalkan jagung, ketela, ubi, dan yang lain, harganya juga tidak murah. Bahkan, bahan makanan non beras ini tidak selalu mudah didapatkan oleh masyarakat luas.

Tidak kalah dilematis juga bagi para ribuan pedagang makanan di Gianyar. Terutama pedagang nasi jinggo, jaja bali, tipat cantok, kerupuk, dan sejenisnya. Lonjakan harga beras ini membuat mereka harus pikir pikir saat membuat barang dagangan. Untuk bisa untung, karena lonjakan harga beras ini, maka makanan yang dijual pasti berlipat lebih mahal dari sebelumnya. Tapi, menaikkan harga jual makanan akan mustahil karena takut kehilangan pelanggan. Bagi para pedagang Mengurangi porsi makanan baik bungkus dan piringan, juga bukan sebuab cara terbaik bagi pedagang.

IB Gaga memaparkan, masyarakat konsumen juga sedang berhadapan dengan harga kebutuhan lain yang tidak riungan, namun harus dipenuhi. Misal, bayar air, listrik, BBM, susu untuk bayi, upacara, dan yang lain. Untuk berobat, syukurnya ada BPJS baik dengan premi pemerintah maupun mandiri masyarakat. "Dampak lonjakan harga beras yang sedang terjadi ini akan kian parah jika tidak segera diatensi.  ‘Atas nama pribadi dan lembaga dewan, mohon kepada  Bapak Mahayastra  ikut memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,’’ jelas tokoh Geriya Kawan, Gianyar.

Sejumlah  solusi yang sangat mungkin diambil oleh pemerintah daerah untuk menyikapi persoalan karena dampak lonjakan harga beras. Salah satunya  operasi pasar. Namun kegiatan ini tidak cukup hanya di kalangan pegawai, namun langsung ke masyarakat kecil. ‘’Operasi pasar ini memang bersifat sementara. Tapi kan masyarakat bisa merasakan bahwa pemerintah benar-benar hadir dan peduli atas masalah yang sedang menimpa rakyat,’’ ujarnya.

Berangkat dari pengalaman akibat lonjakan harga beras ini, pemerintah juga agar lebih menggenjot kebijakan tentang konsumsi non beras pada masyarakat. Tidak kalah penting, papar IB Gaga, jajaran terkait di eksekutif mesti punya data yang kuat dan kekinian terkait kondisi pertanian sawah di Kebupaten Gianyar. Data ini ini amat penting untuk melandasi kebijakan yang akan diambil untuk sektor pertanian, terutama menyangkut tingkat produksi gabah kering panen (GKP) pada petani. ‘’Harus juga dipastikan secara jelas dan terukur, benarkah lonjakan harga beras ini bisa berdampak positif pada petani, atau malah hanya menguntungkan tengkulak,’’ tandasnya.

wartawan
ATA
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.