Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ida Penjual Es Dawet: Sulitnya Hidup Tidak Harus Disesali

Bali Tribune/ ES DAWET- Ida dibantu sang suami saat berjualan es dawet ayu



balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi yang mepet, juga membuat hidupnya terkurung dalam ruang gerak yang sempit dan serba terbatas. Meski begitu, bagi Ida, sulitnya hidup tidak harus disesali, namun harus dihadapi dan terus diupayakan untuk maju. Demikianlah prinsip hidup Ibu Ida (42) penjual Es Dawet di Jalan Tukad Badung, Denpasar.  

Di tengah hiruk-pikuk kota Denpasar, kisah orang-orang kecil, seperti Ida selalu menarik diangkat ke panggung reportase. Kehidupannya yang “unik”, tak jarang menjadi teladan bagi banyak orang dan menginspirasi kita untuk kembali menemukan mata air rasa syukur.

Ibu Ida yang ditemani sang suami, mengais rezeki dengan apa adanya. Ia membelah riuhnya kota yang mungkin tak sanggup dikerjakan oleh kebanyakan orang yang terbiasa duduk di balik meja kantor.

Bagi Ida perempuan paruh baya ini, usaha apa pun selalu ada rintangan dan so pasti ada saingan. Namun, bagi dirinya, itu semua bukan penghalang untuk menyerah. Sebab, yang diperlukan, kata dia, adalah iktiar dan kerja kras, niscaya akan menghasilkan walau mungkin itu tak tercukupi untuk menopang ekonomi keluarga.

Ida mengisahkan bahwa sebagai penjual Es Dawet ketika awal merintis usahanya itu ditimpa cobaan yang dilakukan oleh anak buahnya sendiri. "Baru-baru ini ada kejadian, gerobak untuk jualan es dawetnya dijual oleh salah satu anak buah saya. Entah karena apa ya, katanya dia ada masalah sama bank gitu. Tapi saya sendiri gak tau pasti," ujarnya dengan nada sedikit menahan kecewa dan marah.

Meski begitu, ia tidak putus asa begitu saja. Ida dibantu oleh suaminya membuat gerobak lagi. Walaupun banyak pengeluaran yang keluar, Ida tidak patah semangat karena dirinya yakin dibalik duka pasti ada suka.

"Kalau di bilang rugi pasti rugi ya, karena untuk buat gerobak ini biayanya lumayan mahal sekitarRp3,5 juta. Tapi untungnya rejeki masih terus ngalir, jadinya ya disyukurin yang ada,"

Walau baru dua bulan berjualan, dirinya tetap semangat berjualan. Ida juga masih bekerja sebagai tukang masak, jika dirinya mendapat hari libur maka akan berjualan. Penghasilan dari jualan Es Dawet itu walau tak seberapa, namun Ida bersyukur karena dalam sehari bisa mengantongi Rp200 hingga Rp350 ribu.

wartawan
DIR
Category

Sempat Terjadi Perseteruan Terkait Pembangunan Pura Kawitan, Pasemetonan Tangkas Koriagung Akhirnya Tempuh Upaya Damai

balitribune.co.id I Semarapura - Meski sempat terjadi perseteruan terkait pembangunan di Pura Kawitan, Pasemetonan Pangeran Tangkas Koriagung akhirnya menempuh upaya damai, pada Minggu (9/8/2026). 

Upaya damai ditempuh setelah mediasi yang alot sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 12.45 Wita di wantilan utama Pura Pasemetonan Tangkas Koriagung,yang dilakukan para sesepuh kedua belah pihak yang berseberangan.

Baca Selengkapnya icon click

PAD Badung Tembus Rp4,1 Triliun hingga Juli 2026, Bupati: Hasil Pariwisata Dikembalikan untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Mangupura - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp4,1 triliun atau rata-rata sekitar Rp730 miliar per bulan, meningkat signifikan dibandingkan rata-rata penerimaan sebelumnya yang berkisar Rp350 miliar hingga Rp400 miliar per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Suspek Rabies, Bocah 7 Tahun Takut Terhadap Air dan Terus Keluarkan Air Liur

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus suspek rabies kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun asal Banjar Kajanan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, dilaporkan mengalami gejala khas rabies setelah sebelumnya digigit anjing pada awal Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Lomba Gerak Jalan Tingkat SD Jadi Penutup Rangkaian Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Lomba Gerak Jalan Tingkat Sekolah Dasar (SD) menjadi kategori terakhir dalam rangkaian Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

370 Calon Paskibraka dan Paskibra Badung Ikuti Gelar Pasukan

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti gelar pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengibaran bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.