Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ida Peranda Gede Made Tembau Gria Kulon Lebar Meninggal dalam Usia 74 Tahun

Bali Tribune/ TERCENUNG - Ide Perande Istri duduk tercenung di samping foto almarhum/Ida Bagus Wibawa Adnyana, putra kedua almarhum Ide Perande Gde Made Tembau.
balitribune.co.id | Semarapura - Suasana duka tampak menyelimuti keluarga Ide Perande Gede Made Tembau dari Gria Kulon Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung Rabu (29/5). Ide Perande Gede Made Tembau yang juga pesohor Pelantun puja trisandya yang suaranya viral di semua TV dan Radio di Nusantara. Ida Pedanda Gede Made Tembau tutup usia, Selasa (28/5), menghembuskan nafas terakhir di usainya ke- 74, setelah beberapa hari sempat dirawat di ruang ICU RS Balimed karena mengalami komplikasi tumor stadium 4 pada kantung kemihnya.
 
Ditemui di rumah duka di Gria Kulon, Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung Ida Bagus Wibawa Adnyana, putra kedua Almarhum Ida Peranda Gde Made Tembau ini dengan nada lirih menuturkan sejak lebarnya (meninggalnya red) Ide Perande pada Selasa(28/5) dan layon(jenazah red) baru kemarin dibawa ke Gria. 
 
Menurutnya, rencana kapan akan dilaksanakan pelebon dirinya bersama keluarga akan matur dengan ide Perande Nabe  selaku pemucuk penglingsir di Gria Aan  untuk menanyakan kapan waktu yang tepat dilaksanakan upakara pelebon untuk almarhum. “Almarhum Ide Perande Gde Made Tembau sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, beliau sempat sejak Sabtu (25/5) dirawat itensif di ICU RS Balimed, Denpasar,” ujarnya sendu.
 
Ida Pedanda Gede Made Tembau mulai mengalami gangguan kesehatan sejak  kesehatan sejak tanggal 17 Mei lalu. Gejala awalnya, Ida Pedanda mengalami kencing darah dan tidak enak tidur. " Awalanya kencingnya ada darahnya, lalu sempat diperiksa ke  dokter terkait kondisi ini. Lalu Ida Pedanda diminta USG dan akhirnga dirawat di RS Surya Husada," ungkap  Ida Pedanda Istri Oka istri almarhum Ide Perande Gde Made Made Tembau.
 
Ketika di rawat di RS Surya Husada Denpasar, dikatakan satu ginjal dari Ida Pedanda sudah tidak berfungsi dan diminta melakukan operasi pengangkatan ginjal. Selama 4 hari, Ida Pedanda Gede Made Tembau harus dirawat inap dan diberikan obat penghilang rasa sakit." Mungkin karena pengaruh obat, Ida Pedanda hanya tertidur, makan pun sulit," terangnya.
 
Atas kondisi ini, Ida Pedanda lalu dirawat di RSUP Sanglah. Disini dikatakan kondisi ginjal Ida Pedanda masih bagus. Hasil pengecekan jantung dan tensi pun masih normal. Lima hari dirawat di RSUP Sanglah, kondisi Ida Pedanda Gede Made Tembau sempat membaik dan pulang ke rumah. Namun beberapa hari kemudian, Ida Pedanda Gede Made Tembau mengeluhkan sakit pada kantung kemihnya. Perutnya juga mulau kembung dan kaki membengkak. "Periksa ke dokter kembali, katanya karena kencing dan buang air kencingnya tidak lancar. Kondisi Ida Pedanda mulau kurang baik, dan sempat dibawa ke dokter," jelasnya.
 
 Sabtu (25/5), Ida Pedanda Gede Made Tembau dibawa dirujuk ke RS Bali Med Denpasar. Sosok sulinggih karismatik tersebut, dirawat di ICU sebelum menghebuskan nafas terakhirnya, Selasa (28/5) lalu. “Ida Perande Gde Made Tembau meninggalkan seorang istri, dua anak dan  telah dikaruniai 5 orang cucu,” terang Ide Perande Istri oka sesenggukan sedih.
 
Perlu diketahui saat masih welaka, Ide Peranda Gdde Made Tembau adalah seorang seniman andal pemain Drama Gong yang berperan sebagai raja dan Drama Klasik. Disamping itu beliau adalah penyurat lontar yang handal serta sering ngewacen prasasti. Beliau juga sempat menjadi juri Utsawa Dharma Gita tingkat Nasional, di samping sebagai penekun spiritual yang kesohor. uni
wartawan
Ketut Sugiana
Category

BRI Region 17 Denpasar Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 17/ Denpasar menyelenggarakan upacara bendera yang berlangsung khidmat di Aula Kantor BRI Region 17/ Denpasar, Selasa (28/10).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bangli Soroti APBD 2026, Pentingnya Transparansi dan Efisiensi Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi- Fraksi  DPRD Bangli memberikan pandangan umum terhadap  Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2026 pada, Senin (27/10). Dalam pandangan umum tersebut, fraksi-fraksi DPRD Bangli menyampaikan apresiasi dan saran  terhadap rancangan APBD yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Keamanan Data, Klungkung Kini Miliki Aplikasi Kiwa Tengen

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria kini bisa bernapas lega dengan kondisi saat ini, dimana Klungkung kini susah memiliki aplikasi keamanan data Pemda Klungkung dengan nama beken  Tiwa Tengen. Hal itu terwujud pada Jumat (24/10/2025), Bupatu Satria didampingi Kepala Dinas Komunikaai dan Informasi I Wayan Sudiarsa meluncurkan program inovasi Kiwa Tengen.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Satgas Pangan Polda Bali Beri Teguran Dua Pedagang Beras

balitribune.co.id | Denpasar - Guna menjaga stabilitas harga pangan di Provinsi Bali, Polda Bali bersinergi dengan Bulog Provinsi Bali dan instansi terkait kembali menggelar sidak ke pasar tradisional khususnya pedagang beras di Pasar Badung, Senin (27/10/2025) pagi. Kegiatan ini dipimpin Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bali AKBP William Wilman Sitorus didampingi Manager Bisnis Bulog Provinsi Bali, 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Aktivitas Illegal Logging di Jembrana Terungkap Lagi

balitribune.co.id | Negara - Kendati permasalahan kerusakan hutan menjadi sorotan dan perhatian serius semua pihak, namun kasus pembalakan liar (illegal logging) masih saja terjadi. Seperti kasus penebangan kayu hutan di wilayah Jembrana yang berhasil diungkap aparat Kepolisian. Bahkan pelakunya merupakan residivis kasus serupa yang sudah sempat menjalani hukuman.

Baca Selengkapnya icon click

Gerakan Ny. Mas Parwata Lawan Buta Huruf di Karangasem dengan Mobil Perpustakaan Keliling

balitribune.co.id | ​Amlapura - Kasus siswa kelas IV hingga kelas VI SD yang belum lancar membaca menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan di Karangasem. Keterbatasan koleksi buku di perpustakaan sekolah menambah pelik masalah literasi ini. Menanggapi tantangan tersebut, Pokja 2 Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem bergerak dengan inisiatif yang terpadu. Dipimpin oleh Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.