Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Informasi Perekrutan CPNS ‘Hoax’

I Gede Wijaya

BALI TRIBUNE - Pemkab Badung melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) mengimbau masyarakat agar tidak  mudah percaya akan adanya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang beredar di media sosial. Pasalnya, sejauh ini pihaknya sendiri belum mendapat pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat terkait rencana perekrutan abdi negara ini.  Kembali ditegaskan bilamana ada informasi perekrutan CPNS beredar dimedsos, BKSDM Badung meminta agar mencari tahu kebenarannya dulu.  “Sampai saat ini kami belum menerima pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat dalam hal ini BKN mengenai informasi penerimaan CPNS,” ujar Kepala BKSDM Badung I Gede Wijaya, Rabu (5/9).  Pun demikian, di media sosial belakangan marak beredar informasi penerimaan CPNS. Informasi yang beredar luas ini bahkan mencatut nama BKN (Badan Kepegawaian Negara).  Dalam informasi penerimaan CPNS tahun 2018 yang beredar itu, pemerintah disebut-sebut akan membuka penerimaan CPNS Daerah tahun 2018 sebayak 200.000, tenaga Guru (SD, SMP, SMU/SMK) sebanyak 100.000 orang, tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat, dll) sebanyak 50.000 orang, tenaga lainnya sebanyak 50.000 orang. Adapun lulusan yang akan direkrut mulai dari tingkatan pendidikan lulusan SMU/SMK, D-III, D-IV & S-1 dari berbagai jurusan.  Dalam informasi tersebut juga lengkap disertakan rencana tahapan ujian seleksi CPNS 2018. Dimana pengumuman diinformasikan pada bulan September 2018, ujian TKD pada akhir Oktober 2018, ujian TKB pada akhir November 2018, pengumuman hasil ujian pada Desember 2018, orientasi & penempatan pada Januari 2019, terakhit penyerahan SK pada Januari 2019.  Informasi tersebut juga terang-terangan mencatut nama pemerintah pusat. Sehingga banyak yang terkesan mempercayai kebenaran informasi tersebuty. Sebab, dikatakan pendaftaran bisa melalui online melaluisccb.bkn.go.id dan juga bisa diakses di website lainnya yakni bkn.go.id dan menpan.go.id. Iapun kembali menegaskan agar masyarakat tidak mudah percaya akan informasi tersebut. Sebab, informasi yang ramai di medsos itu belum tentu kebenarannya.  “Biasanya setiap ada kebijakan dari pusat ada pemberitahuan. Namun, sampai sekarang belum,” tegas mantan kabag Humas dan Protokol Setda Badung ini.  Bagaimana kalau informasi itu benar? Gede Wijaya menyatakan tentu pihaknya harus menunggu pemerintahuan resmi dari pusat. Sebab, keputusan terkait penerimaan CPNS ada di pusat. Jika ada perekrutan, maka tentu ada pemberitahuan secara resmi berupa surat. ”Kami tentu akan menunggu surat resmi dari pusat. Karena itu kan keputusan itu ada di pusat. Jadi kami di daerah sifatnya menunggu. Tapi, kalau tidak benar maka kami sebut itu (informasi yang beredar di media sosial, red) sebagai hoax,” terangnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kambuh saat Bermotor, Penyandang Epilepsi Jatuh dan Tewas di Aliran Irigasi

balitribune.co.id I Gianyar - Warga Banjar Anggar Kasih, Medahan, Blahbatuh, Kamis (9/7/2026) siang digegerkan dengan musibah yang menimpa  warganya, Wayan Edi Parwata (35).  Orang dengan Epilepsi (ODE) atau penyandang epilepsi ini ditemukan meninggal dunia di aliran irigasi. Sebelumnya sempat  dilaporkan hilang usai diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.