Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Infrastruktur Masih Rusak, Hambat Aktiftas dan Perekonomian Warga

JEBOL - Akses jalan antar desa di Yehembang Kangin yang jebol diterjang banjir bandang sebulan lalu hingga kini belum bisa dilalui.

 BALI TRIBUNE - Kendati tahap rekontruksi dan rehabilitas telah berlangsung, namun hingga kini dampak kerusakan infrastruktur pasca banjir bandang yang terjadi pertengahan Desember 2018 lalu masih dirasakan oleh masyarakat.  Masyarakat yang bermukin di wilayah yang sempat diterjang banjir bandang berharap pemulihan terhadap kondisi infrastruktur public yang mengalami kerusakan bisa secepatnya dilakukan.  Kerusakan infrastruktur ini menghambat aktiftas hingga perekonomian masyarakat. Seperti yang kini masih dialami warga di Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo. Sebulan pasca musibah banjir bandang yang melanda wilayah permukiman ini, sejumlah infrastruktur diwilayah terdampak langsung banjir bandang ini kini masih dalam kondisi rusat setelah diterjang banjir. Jembatan gantung yang baru saja dibangun di wilayah yang dilintasi daerah aliran sungai (DAS) ini kini kondisinya hancur. Demikian juga  jalan desa yang ada di sebelah jembatan gantung tersebut juga kini masih jebol sepanjang 10 meter. Selain itu akse jalan antar desa penghubung Desa Yehembang Kangin dengan Desa Yehembang yang ada di Banjar Tegak Gede jebol sepanjang 20 meter. Sejumlah warga, Minggu (20/1), mengharapkan akses jalan yang terputus tersebut segera mendapat penanganan karena sangat dibutuhkan warga sebagai akses jalan menuju permukiman serta jalur untuk mengangkut hasil kebun warga sehingga tidak memutar melalui jalur utama yang cukup jauh seperti saat ini. Perbekel Yehembang Kangin Gede Suardika, juga mengakui sejumlah kerusakan infrastruktur yang juga dikatakannya vital bagi aktifitas dan perekonomian warganya itu. Namun sesuai kewenangan dan kapasitas yang dimiliki baik oleh pemerintah desa setempat maupun warganya, pihaknya saat ini hanya baru bisa melakukan penanganan sementara terhadap sejumlah kerusakan tersebut.   Seperti penanganan akses jalan yang dipinggir sungai yang kini terputus setelah diterjang banjir disertai lumpur dan material kayu hutan sebulan yang lalu, pihaknya bersama warga kini  berswadaya untuk mengantisipasi semakin meluasnya kerusakan akibat gerusan air sungai. “Kami sementara mengantisipasi meluasnya kerusakan jalan yang amblas ini dengan melakukan normalisasi alur sungai. Kami sekarang masih meluruskan alur sungai dengan mengeruk menggunakan alat berat. Kami meminjam alat berat di Pemkab Jembrana dan biayanya ditanggung desa dinas bersama desa pekraman. Awalnya alur air  menikung  dan sampai dibawah wantilan dan kini diluruskan sehingga nantinya lebih aman,” paparnya. Langkah antisipasi itu dilakukan menurutnya juga untuk mengamankan wantilan Pura Puseh Yehembang Kangin yang kini sudah tergerus dan rumah-rumah warga di pinggir sungai Yehembang Kangin. “Untuk jalan putus sementara juga diurug pasir dan batu (sirtu),” ujarnya.  Untuk penanganan lebih lanjut pihaknya juga sudah bersurat ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida agar bisa dibantu pembangunan bronjong atau pengaman sungai di beberapa titik yang jebol.  Pihaknya berharap segera dibantu dan diprioritaskan. “Ini penanganan sementara sehingga tidak maksimal serta tidak bertahan lama. Sedangkan yang punya kewenangan terhadap sungai ada di Balai Wilayah Sungai, kami sudah bersurat,” tandasnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Hadiri Karya Agung Panca Wali Krama Pura Hulundanu Batur Songan, Bupati Adi Arnawa Ajak Jaga Danau Batur Sebagai Jantung Air Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Upacara keagamaan Danu Kertih serangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama digelar megah di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, Selasa (8/9/2026). Karya di salah satu Pura Tri Kahyangan Jagat yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali ini dilaksanakan sebagai momentum penting untuk mendoakan kerahayuan, keselamatan, serta menjaga keharmonisan alam dan spiritual Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Aroma Tak Sedap Pengolahan Sampah Bikin Resah Warga Bajera

balitribune.co.id I Tabanan – Aktivitas pengolahan sampah di Banjar Bajera Jero, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan diprotes warga karena menimbulkan bau menyengat.

Masalah pencemaran bau busuk yang sempat ramai hingga viral di media sosial ini memaksa jajaran Polsek Selemadeg bersama pemerintah desa setempat turun langsung melakukan pemeriksaan di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertamina Tindak SPBU Nakal, Bali Terbanyak Kena Sanksi

balitribune.co.id I Denpasar - Praktik penyaluran BBM yang tidak sesuai ketentuan masih menjadi persoalan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Jatimbalinus) mencatat sebanyak 237 SPBU telah dikenai sanksi sepanjang Januari hingga 3 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Membara, Enam Kebakaran Landa Buleleng dalam Sehari

balitribune.co.id I Singaraja - Enam kejadian kebakaran terjadi di sejumlah wilayah di Buleleng, Senin (7/9/2026).

Kebakaran tercatat terjadi di Desa Bengkel, Busungbiu; Desa Pangkung Paruk dan Ularan, Seririt; Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, Banjar; Jalan Jalak Putih LC Baktisraga; serta Desa Gitgit, Sukasada.

Baca Selengkapnya icon click

Langgar Tata Ruang, Bangunan Pertokoan di Jalan Suradipa Bakal Disegel

balitribune.co.id I Denpasar – Pengerjaan pembangunan pertokoan di Jalan Suradipa, Denpasar terpaksa dihentikan karena dinilai melanggar ketentuan tata ruang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar akan menerbitkan Surat Peringatan Ketiga (SP3), yakni berupa Penyegelan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.