Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Inilah Pernyataan Penutup Kedua Pasangan Calon

Bali Tribune/Kedua paslon menyampaikan pernyataan penutup.

Balitribune.co.id | Jakarta – Pernyataan penutup (closing statement) disampaikan oleh kedua capres/cawapres secara bergantian. Diawali Ma’aruf Amin yang memberi penekanan akan keyakinan untuk bisa melanjutkan pembangunan Indonesia. Jokowi mengajak rakyat Indonesia untuk selalu optimis dan menghilangkan rasa takut dan kecemasan.

Sedangkan Cawapres Sandi menegaskan, kalau terpilih tidak akan mengambil gaji. Tetapi gaji itu akan diberikan kepada kaun duafa. Dia menyebut Tusuk Prabowo Sandi sebanyak 13 kali. Prabowo justru mengulang kembali materi yang sebelumnya muncul dalam debat yakni masalah dana desa dan privatisasi Freeport. Berikut pernyataan lengkapnya.

Ma’aruf Amin:

Kami yakin bahwa kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat akan segera terwujud. Melalui karya-karya nyata infastruktur, perbaikan birokrasi dan pemanfaatan teknologi. Reformasi struktural memang terjadi pada tahun 1998. Namun reformasi substantif baru dilakukan sejak 2014, sejak kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla.

Pekerjaan belum selesai. Oleh karena itu kami akan meneruskan upaya itu untuk Indonesia maju. Apabila kami diberi amanah, kami akan melakukan dengan baik. Kami yakin kami bisa. Mengapa kami yakin karena kami mengerti. Mengapa kami yakin? Karena kami amanah. Mengapa kami yakin, karena kami sudah berpengalaman.

Jokowi:

Negara kita sangat besar. Tidak mudah mengelola negara sebesar Indonesia. Memang banyak hambatan, tapi kita harus optimis. Kita harus bersyukur. Kita jangan kufur nikmat. Inflasi terjaga pengangguran terus turun, angka kemiskinan turun, semuanya harus disyukuri.

Kita jangan pernah takut. Sebab, ketakutanlah yang membuat sesuatu menjadi sulit. Selalu optimis, jangan pesimis. Ajak teman, tetangga untuk ke TPS, gunakan hak pilih.

Kalau diberi amanah, Saya dan Maa’ruf Amin akan selau menjaga silaturahim dengan Prabowo dan Sandi.

Sandiaga Uno:

Allah SWT sudah begitu baik kepada padi. Kami juga berterima kasih pada Indonesia, yang luar biasa kepada kami. Kami berkomitmen untuk tidak ambil gaji serupiah pun jika kami dapat amanah ini.

Allah SWT sudah sangat baik kepada kami Prabowo - Sandi. Indonesia juga sudah baik kepada kami sehingga kami diberi kepercayaan menjadi menjadi calon pemimpin bangsa. Kami sudah sepakat, kalua terpilih kami tidak akan megambil gaji satu rupiah pun. Kami akan sumbangkan kepada kaum duafa.

Bila Indonesia ingin maju, harga murah, mencari pekerjaan mudah, harga listrik turun, kesejahteraan guru, nelayan, petani, guru naik, datang ke TPS. Tusuk Prabowo Sandi! Sedikitnya ada 13 kali Tusuk Prabowo Sandi diucapkan Sandi.

Prabowo Subianto:

Saya ingin menanggapi soal dana desa. UUD Desa sudah ada sejak lama. Saya ikut menggodoknya selaku ketua HKTI. Itu memang sudah menjadi hak desa. Jangan dana desa itu dipolitisasi.

Selain itu saya juga ingin menanggapi Freeport yang katanya 51 persen sahamnya sudah dimiliki Indonesia. Tapi nyatanya, mereka (pihak Freeport) melaporkan ke perusahaannya di AS justru mendapat bagian 82 persen.

wartawan
izarman

Seminar “Namaste India" Soroti Perdagangan, Teknologi, dan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Konsulat Jenderal India di Bali, akhir pekan lalu menyelenggarakan seminar pariwisata bertajuk “Namaste India: The Sacred Journey” yang menyoroti Negara Bagian Uttarakhand dan Madhya Pradesh, serta peluang bidang perdagangan, teknologi, dan pariwisata. Termasuk agama, seni, dan budaya Bali yang mirip dengan tradisi masyarakat India.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Uji Coba Shuttle Bus Listrik di Sanur

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar memulai melakukan uji coba shuttle bus listrik di Sanur. Dalam uji coba ini diturunkan 6 unit shuttle bus, Minggu (10/8). Hal ini sebagai upaya mendukung transportasi pariwisata di kawasan Sanur dan juga mengurangi kemacetan. 

Shuttle ini melayani wisatawan maupun karyawan perusahaan dari lokasi parkir menuju tempat kerja. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gunakan Limbah Beracun, DLHK Badung Segel Usaha Pembuatan Gentong

balitribune.co.id | Mangupura - Sebuah usaha pembuatan gentong berbahan tanah liat di wilayah Desa Adat Anggungan, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi disegel Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung. Pasalnya, usaha itu disinyalir menggunakan limbah berbahaya B3 (Bahan Berbahaya Beracun).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.