Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Irigasi Turun Debit, Penyuluh Pertanian Pensiun

Bali Tribune/ KERING – Kondisi sawah-sawah di Gianyar yang mengalami kekeringan.



balitribune.co.id | Gianyar -  Meski selalu dijadikan komoditi saat hajatan demokrasi, nyatanya keseriusan pemerintah di sektor pertanian selalu menuai sorotan. Terlebih di musim kemarau ini, di tengah rebutan air irigasi, petani tidak lagi dalam pemantauan lantaran ditinggal pensiun oleh petugas punyuluh pertanian.

I Wayan Kajeng (60), seorang petani asal Desa Siangan, yang ditemui, Kamis (2/11/2023), mengaku setiap hari bermalam di salah satu pembagian air di Desa Suwat. Sementara rekannya yang lain juga begadamg di Desa Petak dintempat pembagian air yang lebih hulu. Lanjut itu, petani lainnya sari Siangan  bertugas mengamankan air di pembagian paling hulu di Desa Sumita. "Kalau tidak kami tungguan siang malam, saluran air yang menuju suvak kami keburu ditutup pak. Kalau tak berjuang begini, kerugian kami bisa lebih besar lagi," keluhnya.

Memang, kemarau panjang yang sudah hampir memasuki hari ke-150, menyebabkan komoditas pertanian mulai mengering dan krisis air. Kondisi ini juga terjadi lahan pertanin basah, pada tanaman padi. Mengecilnya debit air irigasi, menyebabkan petani harus rela tidak tidur demi mendapatkan air irigasi.

Kabid Sarana dan Prasarana Distanak Gianyar, Sadakarya tak menampik kondisi ini. Dimana pengaturan air dilakukan mulai dari bendungan atau dam. "Pada bendungan atau dam, air dibagi per dua hari kepada saluran irigasi, kemudian dibagi lagi oleh Masing-masing subak," jelas Sadakarya.

Persoalannya, debit air mulai mengecil pada saluran irigasi tersier, sehingga petani rebutan air. Namun hal tersebut sudah ada kesepakatan antar subak dan antar petani sehingga tidak ada konflik antar subak atau antar petani. "Sampai saat ini belum ada laporan terkait gagal tanam, kalau keluhan debit air mengecil dari Gianyar Utara sampai Selatan, debit mengecjlt, dari sumbernya juga mengecil," jelasnya.

Yang justru menjadi persoalan saat ini adalah Dinas Pertanian  Gianyar kekurangan tenaga penyuluh pertanian. Disebutnya, beberapa waktu lalu, tiga tenaga penyuluh sudah pensiun. "Kini tersisa 11 tenaga penyuluh, penyuluh ini juga sudah berumur, di atas 50 tahun, mobilitas sudah menurun," jelas Sadakarya. Tenaga penyuluh ini juga dibantu 13 tenaga penyuluh dari Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP) dari pusat. Sehingga jumlah penyuluh keseluruhan sebanyak 24 tenaga. Ke 24 penyuluh ini mesti menggawangi 1.950 subak yang ada di Gianyar. "Bisa dibayangkan satu tenaga penyuluh pertanian mesti menggawangi 66 subak, kerja mereka menjadi berat," bebernya.

Kondisi tersebut sudah berulang dilaporkan ke Kementerian Pertanian agar bisa diangkat tenaga penyuluh. Setidaknya menurut Sadakarya, satu desa dengan satu tenaga penyuluh. "Hal ini sudak kami usulkan ke Kementerian Pertanian, namun sampai saat ini belum ada penambahan, harapan kami ada rekrutmen, sebab tenaga yang ada juga akan segera pensiun tahun ini dan di tahun 2024," harapnya. Sebagai penjaga gawang pertanian di tingkat bawah, tenaga tersebut dibutuhkan. Satu desa satu penyuluh sudah cukup dibanding kondisi saat ini, yang setiap penyuluh menggawat 66 subak. "Dengan ditambah tenaga penyuluh, program Pertanian lebih cepat sampai ke petani," harapnya.

wartawan
ATA
Category

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.