Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Isak Tangis Mewarnai Perkawinan Sejoli Pembuang Bayi

Bali Tribune/ Kadek Sugita dan Ketut Juniari menangis menjelang pelaksanaan prosesi perkawinan di Sekretariat Bersama PHDI Bangli, Jalan Nusantara, Bangli, Jumat (22/11).
balitribune.co.id | Bangli - Sejoli pembuang bayi  I Kadek Sugita  alias Dek Nik, (19) dan Ni Ketut Juniari, (21)  telah resmi menjadi pasang suami istri setelah menjalani prosesi upacara perkawinan yang digelar  di Sekretariat Bersama PHDI Bangli, Jalan Nusantara, Bangli, Jumat (22/11).
 
Sementara  upacara  dihadiri keluarga kedua belah pihak  mendapat pengawalan dari pihak kejaksaan  dan kepolisian. Isak tangis mewarnai prosesi upacara perkawinan itu.
 
Pantauan di lokasi, Kadek Sugita asal Banjar Manuk, Desa/Kecamatan Susut dan Ketut Juniaari asal Banjar Selat Tengah, Desa Selat, Kecamatan Susut, Bangli, tiba di Kantor Sekretariat PHDI bersama sekitar pukul 10 .00 Wita.
 
 Kadek Sugita dan Ketut Juniari sudah mengenakan pakaian adat Bali dari  Rutan Klas II B Bangli. Selama menunggu proses upacara perkawinan berlangsung, kedua sejoli ini sempat berbincang dengan keluarga. Tangis keduanya pun pecah dan para kerabat yang hadir memberikan dukungan untuk keduanya.
 
Salah seorang kerabat Kadek Sugita menyampaikan untuk upacara perkawinan dipuput oleh Jro Mangku Prajapati Desa Pakraman Manuk.
 
 Upacara diawali dengan matur piuning di padmasana Sekretariat PHDI Bangli. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi mekala-kalaan. Diungkapkan sebelum dilaksanakan upacara di Sekretariat PHDI lebih dulu pihak keluarga laki-laki pepadik ke pihak keluarga yang perempuan.
 
“Kedua belah pihak sudah setuju dan kami pun langsung mengajukan surat permohonan izin agar keponakan kami bisa melangsungkan upacara perkawinan,” jelasnya.
 
Sementara Bendesa Adat Manuk, I Nyoman Dumia mengatakan keluarga kedua belah pihak ingin meresmikan hubungan Kadek Sugita dan Ketut Juniari dalam ikatan perkawinan. Selain karena Ketut Juniari yang tengah berbadan dua, karena keduanya cinta sama cinta. Lebih lanjut, karena di keluarga Kadek Sugita ada kecuntakaan (meninggal) maka  upacara perkawinaan dilangsungkan di sekretariat PHDI Bangli. Setelah dilangsungkanya perkawinan ini, Ketut Juniari kini sudah menjadi warga Manuk. “Ketika nantinya bayinya lahir, sudah ada kepastian yakni sebagai warga Manuk,” jelasnya.
 
Kata Nyoman Dumia, terkait pelaksanaan perkawinan ini juga sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangli dan Dinas Sosial Bangli. “Perkawinan ini diakui oleh negara sehingga bisa dicatatkan di Disdukcapil,” ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua PHDI Bangli, I Nyoman Sukra menyampaikan kondisi yang dialami Kadek Sugita dan Ketut Juniari cepat ditangani oleh pihak prajuru sehingga bisa dilangsungkan perkawinan. PHDI sebagai rumahnya umat berupaya memfasilitasi dalam pelaksanaan upacara ini. Dalam hal ini, pihaknya akan senantiasa memberikan dukungan moril kepada keduanya.
 
“Dari parisada akan memberikan dorongan mental. Kami berharap pihak terkait juga dapat memberikan suport agar jangan sampai keduanya prustasi terlebih lagi dengan kasus yang membelitnya saat ini,” terangnya sembari mengatakan PHDI juga memberikan buku agama untuk menjadi bekal keduanya.
wartawan
Agung Samudra
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.