Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Isi Liburan, Puluhan Siswa Diajak Belajar Bahasa Bali

Sidakarya
Belajar Bahasa - Sejumlah anak siswa SD di Sidakarya diajak mengikuti pelajaran Bahasa Bali di Wantilan Pura Dalem Mutering Jagat Sidakarya, Minggu (17/6).

BALI TRIBUNE - Sejumlah kegiatan positif terus dilaksanakan di Kota Denpasar dalam rangka mengisi libur sekolah. Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Sidakarya Kecamatan Denpasar Selatan. Pada libur sekolah kali ini, puluhan anak-anak usia SD di Desa ini diajak untuk melestarikan budaya Bali. Salah satunya yakni melalui kegiatan belajar Bahasa Bali. Perbekel Desa Sidakarya I Wayan Romi, mengatakan dalam kegiatan belajar bahasa Bali ini puluhan anak-anak siswa SD di Sidakarya didampingi  oleh para tenaga penyuluh bahasa Bali yang bertugas di Desa Sidakarya dan Kecamatan Denpasar Selatan. Dalam pembelajaran tersebut,  anak-anak usia sekolah dasar diajak untuk belajar mengenal bahasa Bali serta langsung mengaplikasikannya lewat latihan-latihan yang diberikan oleh tutor. Kegiatan belajar bahasa Bali ini akan  berlangsung mulai Jumat (15/6) hingga Minggu (24/6).  "Ini merupakan rangkaian kegiatan pelatihan pelestarian budaya Bali yang diadakan oleh Pemerintah Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan. Dilaksanakan di Wantilan Pura Dalem Mutering Jagat Sidakarya,  melibatkan 60 orang anak-anak usia sekolah dasar. Adapun materi yang diberikan yakni   berbagai macam wawasan dan pengetahuan mengenai budaya Bali khususnya bahasa, sastra serta aksara Bali seperti materi menulis aksara Bali serta materi madharma gita," ujarnya, Minggu (17/6). Dikatakan, kegiatan ini sengaja dirancang untuk mengisi liburan sekolah bagi anak-anak usia sekolah dasar, sehingga waktu liburan menjadi lebih bermanfaat. “Di samping mengisi liburan sekolah, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendukung program pemerintah dalam mengajegkan budaya Bali atau sebagai tindak lanjut dari rahina mabasa Bali yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Denpasar," ujarnya. Selain itu, diharapkan anak-anak yang merupakan generasi penerus budaya Bali dapat lebih memahami serta menghargai budaya Bali, karena nantinya anak-anak tersebut akan menjadi bagian dari masyarakat Bali yang menjunjung adat dan budayanya.  "Segala kegiatan yang berkaitan dengan adat dan budaya yang kami lakukan merupakan suatu pembekalan bagi anak-anak kami untuk bersosialisasi di lingkungannya kelak sebagai krama desa. Sehingga memiliki kualitas yang mumpuni. Saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahunnya, sebagai evaluasi dalam menggali bibit-bibit yang unggul dalam berbahasa Bali.  Kerja sama semua pihak juga dibutuhkan demi terwujudnya kegiatan yang positif semacam ini. Semua harus ikut membantu, guru di sekolah, orang tua juga penyuluh bahasa Bali yang mempunyai tugas melestarikan bahasa Bali. Tak hanya itu, saya juga menyambut baik penyuluh bahasa Bali dan  program-programnya demi mengajegkan budaya Bali” tandasnya. Sementara Penyuluh Bahasa Bali yang bertugas di Desa Sidakarya, I Wayan Yogik Aditya Urdhahana  menambahkan, kegiatan pembelajaran Bahasa Bali ini lebih menitikberatkan pada pendidikan karakter. Oleh karrna itu sebelum dimulai kegiatan, para siswa terlebih dahulu diarahkan untuk melaksanakan persembahyangan bersama. Usai menggelar persembahyangan, barulah anak-anak diajak untuk memulai pembelajaran.  "Untuk pelatihan Bahasa Bali ini anak-anak cukup antusias, karena para tutor yang juga merupakan penyuluh bahasa Bali memberikan materi pembelajaran yang cukup inovatif. Anak-anak diajak untuk belajar sambil menyimak video animasi yang menggunakan bahasa Bali. Tak hanya itu, penyampaian materi pun disampaikan dengan lugas serta komunikatif. Hal ini dilakukan agar anak-anak lebih nyaman dalam mempelajari bahasa Bali yang selama ini dianggap cukup sulit dipelajari di sekolah," ujarnya. Selain itu, di sela-sela pembelajaran, anak-anak juga turut mengaplikasikan berbagai macam materi yang diberikan. Misalnya, setelah materi berbahasa Bali disampaikan oleh para tutor, anak-anak dapat menyampaikan pertanyaan, pendapat, opini atau ringkasan materi yang dipelajarinya menggunakan bahasa Bali di hadapan teman-temannya dengan arahan para tutor. Setelah belajar menulis aksara Bali, anak-anak diajak untuk ikut serta memainkan permainan sederhana yang berkaiatan dengan materi yang diberikan. "Hal ini dilakukan untuk memberikan suasana yang lebih komunikatif dalam belajar bahasa Bali," tandasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Lomba Tapel Ogoh-ogoh Mangucita, Melahirkan Kreator Muda Berbakat

balitribune.co.id | Mangupura - Serangkaian HUT Mangupura ke-16 digelar lomba tapel ogoh-ogoh kolaborasi antara Bank BPD Bali dengan Komunitas Jemari berlokasi Lapangan Puspem Badung berlangsung dari tanggal 22-23 November 2025. Menariknya, pada lomba tapel ini, para peserta diminta untuk membuat langsung (on the spot) tapel ogoh-ogoh di lokasi perlombaan. Tujuannya untuk memunculkan undagi mau pun kreator muda berbakat dalam bidang seni ogoh-ogoh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Tindakan Nyata

balitribune.co.id | Tabanan - Peringatan Hari Puputan Margarana ke-79 diselenggarakan dengan khidmat di Taman Makam Pahlawan Margarana, Tabanan, Kamis (20/11). Dalam kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyerukan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata bagi bangsa. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

aksa Tetangga Kekerasan Seksual Anak Kembali Terulang, Pelaku Orang Dekat

balitribune.co.id | Negara - Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Jembrana, hingga kini terus menjadi sorotan. Pasalnya statistik kasusnya terus mengalami lonjakan. Teranyar, kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dialami seorang siswi di salah satu desa di Kecamatan Melaya. Kasus ini pun menjadi perhatian serius aparat terkait di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click

Umanis Galungan, Umat Hindu Berbagai Daerah Padati Pura Lempuyang

balitribune.co.id | Amlapura - Pada momen Umanis Galungan, umat Hindu dari berbagai daerah di Bali silih berganti datang untuk melakukan persembahyangan di Penataran Agung maupun di Pura Luhur yang berada di puncak Gunung Lempuyang.

Rangkaian Pujawali di Pura Sad Khayangan ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu, dimana puncak karyanya berlangsung pada Wraspati Umanis Wuku Dungulan atau pada saat Umanis Galungan, Kamis (20/11).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.