Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ITB Pantau Kegempaan Gunung Agung dan Batur

Gunung Agung dilihat dari Batu Dawa

BALI TRIBUNE - Institut Teknologi Bandung (ITB) mengutus penelitinya memasang alat pendeteksi gempa di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Tujuannya, untuk memantau aktivitas kegempaan dan vulkanik Gunung Agung. Perbekel Desa Ban, I Wayan Potag, kepada wartawan Rabu (16/1) membenarkan hal tersebut. Menurutnya, alat pendeteksi aktivitas kegempaan Gunung Agung tersebut sudah dipasang di beberapa titik, hanya saja alat itu baru bisa bekerja dengan baik setelah satu minggu.  “Benar, alat itu sudah dipasang, namun untuk mengetahui aktivitas kegempaan di Gunung Agung baru diketahui satu minggu setelah alat itu dipasang,” sebutnya kepada wartawan, kemarin. Untuk pemasangan alat tersebut, kata Wayan Potag, pihak ITB rencananya memasang di empat titik, satu titik di antaranya dipasang di dekat Kantor Desa, sementara sisanya dipasang di Dusun Temakung dan Dusun Jatituhu dan lokasi lainnya yang ditentukan pihak ITB.  “Titik lainnya saya belum tau pasti, karena kemarin saya lupa minta nomor peneliti ITB. Tapi informasinya minggu ini rencananya akan dilanjutkan pemasangannya,” ungkapnya. Ada beberapa alasan kenapa pihak ITB memilih Desa Ban untuk pemasangan alat pendeteksi kegempaan tersebut, salah satunya karena Desa Ban berada di KRB III dan sangat dekat dengan Gunung Agung. Namun titik koordinat pemasangan alat itu sudah ditentukan sebelumnya oleh pihak ITB yakni di pertengahan antara Gunung Batur dengan Gunung Agung. “Saya lupa nama alatnya, tapi itu alat pendeteksi gempa Gunung Agung dan Gunung Batur,” ucapnya. Namun saat ini alat itu kata dia masih dalam tahap uji coba sementara untuk power atau kelistrikannya menggunakan power panel tenaga matahari atau solar cell. Pihaknya sangat mendukung pemasangan alat tersebut, mengingat selama ini Desa Ban merupakan daerah paling parah terdampak guncangan gempa, baik gempa tektonik yang terjadi di Lombok, maupun gempa-gempa yang terjadi akibat aktivitas Gunung Agung. “Desa kami paling parah terkena dampak guncangan gempa, di mana banyak rumah warga kami yang roboh. Bahkan rumah saya sendiri atapnya roboh,” bebernya.

wartawan
redaksi
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.