Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ITDC Siap Kembangkan Destinasi Berkualitas Internasional

Abdulbar M. Mansoer

 Nusa Dua, Bali Tribune

   PT Pengembangan Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang dulunya Bali Tourism Development Corporation kini mengembangkan sayapnya ke seluruh Indonesia. Perusahaan BUMN di sektor pengembangan destinasi wisata ini diberikan tugas oleh pemerintah untuk mengembangkan semakin banyak destinasi di berbagai daerah di Indonesia bahkan internasional di kawasan Asia Tenggara.

President Director ITDC, Abdulbar M. Mansoer mengatakan selain di Bali yaitu kawasan Nusa Dua ITDC telah mengembangkan destinasi baru di Mandalika, Lombok. "Karena tag line kita adalah destinasi. Kita siap jika ditugaskan oleh pemerintah untuk mengembangkan di kawasan lain," ucapnya di sela-sela peluncuran logo ITDC di kantor setempat di Nusa Dua, Badung, Rabu (23/3).

ITDC kata dia siap untuk turutserta mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan kunjungan  wisatawan mancanegara ke Indonesia sebanyak 20 juta orang pada tahun-tahun mendatang.

"Target adalah kewenangan pemerintah dan kami siap untuk mensukseskan program 20 juta wisman di tahun 2020," tegas Abdulbar.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan jika ada pemerintah daerah yang wilayahnya ingin dikembangkan menjadi destinasi wisata, ITDC pun siap melakukan pengembangan. Dia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sudah ada inisiatif untuk mengembangkan Bali utara sebagai destinasi seperti di kawasan Nusa Dua.

"Kami masih proses itu. Pada intinya kita mendukung program Pak Gubernur untuk pemerataan atau pengembangan di Bali utara yaitu lokasinya di Gerokgak. Karena ini datanya ada di Pemda jadi kami posisinya hanya lebih menyambut. Karena tata ruang dan mapingnya ada di pemerintah daerah. Ini (pengembangan-red) akan segera di lakukan," jelasnya.

Sementara itu Abdulbar menjelaskan terkait logo ITDC yang mengambil bentuk burung garuda terbang berlatar warna biru dan hijau yang mengandung arti bahwa atraksi wisata di Indonesia lebih dominan unsur alam yaitu birunya lautan dan hijaunya hutan.

"Kita pilih garuda karena lambang Indonesia. Burung yang sedang terbang ini karena kami memilih pengembangan ke destinasi lain. Tag linenya ITDC adalah creating destinations, jadi kita menciptakan destinsi baru," terangnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

HMI, Sampah, dan Mulai dari Dapur

balitribune.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik, MIPA, Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menggelar diskusi dengan tema "Bersama Peduli, Bersama Menginspirasi". Diskusi yang menghadirkan kalangan akademisi dan praktisi sebagai pembicara itu membahas isu yang sedang menjadi perhatian publik, yakni masalah sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Denpasar Gelar Aksi Kebersihan dan Penanaman Pohon Serentak

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak  yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar pada Sabtu (6/6/2026). Selain merupakan kegiatan rutin, aksi tersebut juga dilaksanakan serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan dan Relawan Amankan 182 Butir Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya pelestarian penyu hijau kembali dilakukan di pesisir utara Bali. Sebanyak 182 butir telur penyu berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Klinik Sudirman Medical Centre Tawarkan Solusi Atasi Stres dan Gangguan Tidur dengan Exomind

balitribune.co.id | Denpasar - Klinik Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar kini menghadirkan teknologi atau alat Exomind untuk pasien yang mengalami gangguan kesehatan mental. Saat ini sudah waktunya untuk lebih memerhatikan kesehatan mental ditengah kehidupan era modern. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.