Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jack Robinson Juarai “Rip Curl Cup 2018”

JUARA -- Robinson, maestro ombak berusia 20 tahun asal Australia Barat, akhirnya berhasil menjuarai ajang bergengsi tahunan kompetisi “Rip Curl Cup 2018” di Pantai Padang Padang, Labuan Sait, Pecatu, Kabupaten Badung, kemarin.

BALI TRIBUNE - Jack Robinson, maestro ombak berusia 20 tahun asal Australia Barat menjuarai ajang bergengsi tahunan kompetisi “Rip Curl Cup 2018” di Pantai Padang Padang, Labuan Sait, Pecatu, Kabupaten Badung, kemarin. Robinson tampil agresif dan mampu melaju untuk menaklukkan ganasnya gulungan ombak dan berhasil mencetak 3 nilai 9 dan sebuah nilai 10 yang sempurna dan menjadi pencapaian yang paling mengesankan sepanjang kariernya. Pasalnya, sejak usia 15 tahun, Robinson yang hampir tak pernah absen mengikuti kompetisi tersebut, tapi tak pernah sampai melaju hingga ke babak final. “Ini adalah ombak terbaik yang pernah saya lihat di Padang Padang, sejak Jamie O’Brien memenangkannya di tahun 2009. Saya dulu masih kecil saat menontonnya, dan sejak saat itu saya selalu ingin menjadi bagian dari kompetisi ini,” kata Robinson. Robinson meraih total nilai 19.90 pada babak final dan menjadi yang tertinggi di sepanjang kompetisi, meninggalkan finalis lainnya. Surfer lokal asal Uluwatu dan pemenang “Rip Curl Trial” Agus "Blacky" Setiawan di posisi kedua (17.15), disusul Bol Adi Putra (15.75) dan juara “Rip Curl Cup 2016” Mega Semadhi (11.00). Semifinal 1 menjadi milik penduduk setempat, Agus "Blacky" Setiawan dan Bol Adi Putra yang menduduki posisi pertama dan kedua, sekaligus mengeliminasi Jacob Willcox (Australia) dan Bruno Santos, pemburu ombak asal Brasil. Highlight babak semifinal 1 ini adalah ketika Bol Adi Putra berhasil mendapatkan ombak ganda yang luar biasa dengan nilai 9.55 dan terlihat melengkung dalam celah ombak, lalu terlempar keluar melintasi karang dan kembali muncul dari pinggiran ombak sebelum terjatuh di pinggir jet ski. Pada semifinal 2, giliran Jack Robinson mulai beraksi, melakukan putaran balik di ujung ombak dan menempel pada dinding dalam gulungan ombak untuk memenangkan pertandingan ini. Dibuntuti juara bertahan Rip Curl Cup Mega Semadhi. Memasuki final, menampilkan tiga peselancar lokal Padang Padang bersama Robinson, satu-satunya pemain internasional dan satu-satunya surfer dengan gaya “regular foot”, bertanding dalam gulungan ombak yang berbahaya. Bagi Semadhi dan Adi Putra, hal ini adalah penampilan kelima mereka di final Rip Curl Cup, dan kedua legenda lokal ini bersaing untuk menjadi yang partama kalinya tiga kali juara dalam sejarah Rip Curl Cup. Pada akhir babak final, Robinson berhasil merebut ombak pertama dan mencetak nilai yang sangat tidak memungkinkan yaitu 9.90. Ketiga pesaing setempat berusaha mengikutinya, namun semuanya terhempas sebelum menemukan jalan keluar, bahkan sang juara bertahan asal Padang Padang, Mega Semadhi secara khusus memiliki ombak dengan nilai 10 namun gagal dicapainya. Robinson menambahkan nilai 9,90 yang didapatnya dengan memanjat dinding ombak yang panjang sebelum keluar dari lintasan. Bahkan Robinson mendapatkan nilai 10  yang sempurna dan semua nilai itu digabungkan serta berakhir dengan dua nilai 10 yang sempurna.

wartawan
Djoko Moeljono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.