Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaga Eksistensi, Koperasi Harus Ubah Paradigma

Bali Tribune/HUT - Pelaksanaan HUT Koperasi ke-75 di SMKN 1 Sukawati.


balitribune.co.id | GianyarDi tengah kondisi ekonomi sekarang ini, selain LPD, koperasi juga banyak tertimpa musibah. Ada yang tersangkut hukum. Bahkan banyak yang tidak aktif. Untuk mempertahankan koperasi, pengurus diminta untuk bergerak sesuai aturan dan bekerja sesuai persetujuan anggota. Paradigma harus diubah jika ingin tetap eksis dan berkembang.  
 
Hal itu disampaikan oleh Ketua Dekopinda Kabupaten Gianyar, I Ketut Saban, saat pelaksanaan HUT Koperasi ke-75 di SMKN 1 Sukawati, Senin (18/7/2022). Disebutkan, hingga kini tercatat jumlah koperasi di Gianyar sebanyak 1.277 sampai Maret 2022. Koperasi aktif 857. Sisanya ada yang tidak operasi dan tahap pemulihan pembinaan. Secara umum, pertumbuhan koperasi di Gianyar stagnan. Aset dan SHU cenderung turun. Kami harap  koperasi tetap eksis, mempertahankan karyawan, ujarnya.
 
Peran Dekopinda untuk mengoptimalkan Koperasi, terus memberikan solusi. Meskipun diakuinya, pihaknya  tidak bisa bicara banyak soal finansial. Terlebih situasi menyeluruh lembaga keuangan mengalami kondisi yang sama. "Mari bergabung di Dekopin, menampung masalah. Kalau berhubungan dengan pemerintah kami jembatani. Ke depannya, Koperasi diharapkan  mandiri, agar tidak terus berpangku tangan pada Pemda. Meski begitu, Pemda terus melakukan Diklat pengawasan. Karena permasalahan koperasi adalah kontrol. Itu yang perlu diperdalam dalam hal SDM, jelasnya.
 
Untuk merubah paradigma, agar dikelola dari manual ke digitalisasi. Kemajuan IT wajib diuodate karena  transaksi kini mulai bergeser ke non tunai. Sehingga transaksi dengan Bank, LPD, ini harus digitalisasi. "Sehingga nantinya  bisa diformat virtual ke bank masing-masing. Sekarang lewat android sudah bisa transaksi, ujarnya.
 
Kepada pengelola, diminta menyiapkan diri dalam regulasi. Agar tidak terjerat ke proses hukum. Bahan harys dijabarkan dalam anggaran rumah tangga, ada aturan khusus dan aturan atau keputusan pengurus. "Dengan mengusung tema optimalisasi kinerja melalui digitalisasi Koperasi menuju Gianyar Maju dan Sejahtera. Mari ke dalam dulu, biar Gianyar maju. Karena Fenomena itu yang bisa ditangkap sekarang, ujarnya.
Kadis Koperasi UMK Kabupaten Gianyar I Wayan Arsana yang hadir saat HUT Koperasi berharap agar koperasi menyesuaikan perkembangan jaman dalam hal IT. Kemudian, dalam kejadian akhir-akhir ini, akibat covid, dan SDM yang belum menerapkan prinsip koperasi secara maksimal dan mendalam, sehingga sering terjadi kekeliruan mengelola keuangan. Pengurus wajib transparan. Setiap perkembangan harus terbuka. Karena Koperasi prinsipnya dari untuk anggota, jelasnya.
wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Darurat Narkoba, WNA dan Barang Bukti Rp19,8 Miliar Diamankan

balitribune.co.id I Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Polda Bali berhasil mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan narkotika jenis kokain lebih dari 2,5 Kg jaringan internasional serta peredaran narkotika jenis MDMA (ekstasi) 1.284 Butir di wilayah kuta selatan. Dari kedua BB narkotika tersebut mencapai harga hingga 19,8 Miliar Rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.