Jaga Netralitas, ASN Diminta Tidak Golput | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 07 Juli 2020
Diposting : 19 February 2019 14:21
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune/ APEL - Wabup Buleleng dr Sutjidra saat memimpin apel paripurna jajaran ASN di lingkungan Pemkab Buleleng, di Kantor Bupati Buleleng, Senin (18/2).
Bali Tribune, Singaraja - Wakil Bupati Buleleng, dr.I Nyoman Sutjidra minta kalangan aparatur sipil Negara (ASN) untuk tidak golput pada pemilu 17 April 2019 mendatang. Tidak hanya mengajak untuk tidak golput, Sutjidra juga mengajak ASN di Buleleng untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis selama proses pemilu berlangsung.Ajakan itu disampaikan Sutjidra saat memimpin apel paripurna jajaran ASN di lingkungan Pemkab Buleleng, di Kantor Bupati Buleleng, Senin (18/2).
 
Sutjidra beranggapan,selain mempunyai peran penting dalam konstelasi pemilu,ASN juga harus menjadi pelopor dalam menggunakan hak pilih dalam pemilu mendatang.”Atas nama pemerintah Kabupaten Buleleng,kami menghimbau kepada seluruh ASN untuk mensosialisasikan hajatan ini (Pemilu) kepada masyarakat,”ucapnya.
 
Sutjidra menambahkan,momentum pemilu mendatang merupakan ajang untuk memilih wakil-wakil rakyat di lembaga legislative serta memilih pemimpin Negara dalama periode lima tahun.Karena itu,Sutjidra menambahkan, ASN hendaknya mengajak semua pihak terutama orang sekrlilingnya untuk menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi TPS-TPS pada pemilu nanti. “Masyarakat harus disadarkan bahwa memilih dalam Pemilu bukan saja menjadi hak, tetapi sekaligus menjadi kewajiban bagi warga negara yang telah mempunyai hak pilih,” imbuh dia.
 
Menurut Sutjidra,pihaknya memastikan semua ASN menjadi pioner suksesnya pemilu April 2019 mendatang mengingat tingkat partisipsai masyarakat Buleleng pada ajang pemilu menunjukkan angka yang tidak menggembirakan.Partisipasi pemilih,kata Sutjidra,masoh dibawah angka 60 persen dari total jumlah pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih di KPU.”Kita di Buleleg penduduknya paling banyak namun tingkat partisipasi pemilih masih sangat rendah,”ujarnya.
 
Atas kondisi itu,kembali Sutjidra menekankan agar para ASN menjadi lokomotif masyarakat agar menggunakana hak pilihnya pada pemilu 2019 mendatang.”Bila masyarakat Golput dalam Pemilu, maka dampaknya akan dirasakan pula oleh masyarakat itu sendiri dalam lima tahun ke depan,”sambungnya.
 
Sutjidra menyebut Sekda Buleleng Dewa Ketut Puspaka bersama pimpinan SKPD lainnya agar terus menerus mengingatkan bawahannya untuk datang ke TPS-TPS pada pemilu bulan April mendatang.”Tahun 2019 ini sangat penting. Mudah-mudahan Sekda beserta pimpinan SKPD lainnya untuk terus mengingatkan jajaran di bawahnya, kemudian jajaran di bawah agar meneruskan ke masyarakat sekitarnya untuk datang le TPS dan  menggunakan hak pilih,”tandasnya.