Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha. Galungan dan Kuningan TPID Badung Tinjau Sejumlah Sentra Pangan

tpid
Bali Tribune / MENINJAU - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkab Badung meninjau sejumlah sentra pertanian dan peternakan guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung bergerak cepat menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha, Galungan dan Kuningan mendatang. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkab Badung turun langsung meninjau sejumlah sentra pertanian dan peternakan guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman.

Peninjauan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung, I Made Agus Aryawan bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Anak Agung  Sagung Rosyawati, serta Dirut Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kompiang Gede Pasek Wedha.

Adapun Lokasi yang dikunjungi meliputi lahan pertanian cabai, bawang merah, padi, hingga sentra peternakan sapi dan babi di wilayah Sading, Penarungan, Sangeh, Sobangan dan Bongkasa.

Agus Aryawan pada kesempatan itu mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi pengendalian inflasi yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan daerah menjelang hari besar keagamaan.

“Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan produksi pangan stategis yang sangat dibutuhkan masyarakat. Komoditas berupa beras, cabai, bawang merah, bawang putih, dan daging menjadi penyumbang utama inflasi, sehingga perlu dipastikan produksi dan stoknya  tetap aman,” ujarnya.

Dalam peninjauan itu, TPID juga melihat pengembangan budidaya bawang merah di Subak Guming, Desa Adat Penarungan. Pihaknya menilai potensi pengembangan hortikultura di kawasan tersebut cukup besar untuk menopang kebutuhan pangan Badung yang selama ini masih bergantung pada pasokan luar daerah, terutama untuk cabai dan bawang.

Menurutnya, kebutuhan pangan di Badung terus meningkat seiring tingginya kebutuhan  untuk wisatawan dan konsumsi masyarakat menjelang hari raya. Karena itu, dirinya mulai mendorong pengembangan sentra produksi pangan berbasis subak agar distribusi dan stok lebih terkendali.

“Kami ingin ada sentra produksi cabai, bawang merah, maupun bawang putih dengan luas tanam yang memadai. Dengan begitu ketahanan pangan daerah lebih kuat dan gejolak harga bisa ditekan,” katanya.

Untuk menjaga harga tetap stabil di tingkat petani maupun masyarakat, Pemkab Badung juga menyiapkan pola contract farming bersama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana. Melalui pola ini, Perumda akan berperan sebagai offtaker hasil pertanian masyarakat.

"Ketika panen raya harga biasanya turun. Kehadiran Perumda diharapkan mampu menjaga kestabilan harga sekaligus memastikan hasil panen petani terserap pasar," pesannya

Sementara itu, Direktur Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kompiang Gede Pasek Wedha menambahkan pihaknya siap memperkuat hilirisasi produk pertanian dan peternakan Badung agar memiliki kepastian pasar.

“Kami ingin memastikan petani dan peternak mendapat harga yang layak, pembayaran yang pasti, dan akses  pemasaran. Jadi dari hulu sampai hilir harus terintegrasi,” katanya.

Ia juga menyebut komoditas cabai, bawang, sapi, dan babi menjadi sektor potensial yang bisa dikembangkan lebih besar di Badung. Terlebih kualitas ternak sapi Badung dinilai memiliki kualitas dan daya saing tinggi.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung Agung Ngurah Raka Sukadana juga menambahkan bahwa pihaknya  mulai menyiapkan dukungan teknis penanaman cabai di lahan sekitar 4 hektare di kawasan Subak Lepud.

“Penanaman akan dilakukan mulai Agustus untuk mengantisipasi penurunan produksi saat musim hujan sehingga pasokan cabai tetap tersedia,” ujarnya.

Kendati demikian dirinya berharap langkah peninjauan lapangan dan penguatan sentra produksi pangan ini mampu menjaga kestabilan harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak menjelang Hari Raya  Idul Adha, Galungan dan Kuningan.

"Intinya kita berkolaborasi untuk menjaga stok pangan dan menjaga kestabilan harga jelang hari raya," imbuhnya.

wartawan
ANA
Category

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.