Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaksa Tanggapi Santai PK Winasa

Winasa tampak berjabat tangan dengan jaksa seusai sidang



BALI TRIBUNE - Mantan Bupati Jembrana dua periode, I Gede Winasa sepertinya tak kenal lelah berurusan dengan hukum. Ia membuktikan janjinya mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan kasus korupsi dana beasiswa Stikes dan Stitna Jembrana 2009/2010.  Sidang PK itu berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa (4/12), dengan majelis hakim diketuai Angeliky Handajani Day.  Dalam sidang tersebut, dari pihak pemohon diwakili oleh penasihat hukum Winasa, I Ketut Nurasa dan Jenson Purba. Sedangkan dari pihak termohon dalam hal ini penuntut umum diwakili Jaksa I Gede Arthana dan Jaksa Agus Djehamad dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Sidang pun berlangsung secara singkat, diawali dengan penyerahan surat pangajuan PK yang kemudian langsung ditanggapi oleh pihak termohon dengan menyerahkan sanggahan atau tanggapan. "Tidak novum atau bukti yang baru dalam PK ini. Karena materi pokok dari PK ini suduh pernah diangkat dalam persidangan sebelumnya," ujar Jaksa Arthana dengan santai seusai sidang sambil menunjukkan bukti pledoi atau pembelaan Winasa pada saat sidang sebelumnya pada 2016 silam.  Disinggung soal alasan PK kasus Stitna/Stikes ini, Winasa membeberkan sejumlah pertimbangan. Salah satunya masih soal Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 04 Tahun 2009 tentang Beasiswa. Winasa mengatakan bahwa Perbup inilah yang mengantarnya menuju hotel prodeo. Padahal Perbup itu tidaklah ada karena saat itu dia sendiri menjabat bupati Jembrana.  Dalam persidangan saat itu, Perbub yang dijadikan bukti oleh pihak kejaksaan hanyalah foto kopy, yakni Perbup tanpa stempel, tanpa paraf Sekda dan tanpa tandangan dirinya selaku bupati. Walau terlihat ada tandatangan, itu tandatangan dirinya dipalsukan. Namun justru Perbub 04 Tahun 2009 itu kemudian dipakai dasar audit BPKP hingga ditemukan kerugian sekitar Rp 2,3 miliar. "Memang ada Perbup turun dari langit?," sindir Winasa.  Perbup yang tidak ada itu, kata Winasa, malah diterima sebagai barang bukti oleh majelis hakim. Padahal membuat Perbup itu ada prosedurnya baik melalui Sekda, Asisten maupun dari Kabag hukum untuk dikemudian dilakukan verifikasi. Namun produk Perbup 04/2009 yang dipakai alat bukti,  tidak ada proses seperti itu. Hal inilah yang kemudian disayangkan Winasa, karena Perbup yang tidak ada kemudian seolah-olah diadakan.  "Ada sekitar 300 mahasiswa yang menerima beasiswa dengan nilai Rp 3 juta per semester. Kalau dana itu masuk kantong Winasa, ya wajar saya disebut korupsi. Lah, ini semua dana diterima mahasiswa," sambung Winasa. Alasan lain soal PK adalah hirarki UU No. 12 Tahun 2011, di mana dalam Perda, Perbup dan lainnya, kata Winasa, tidak ada hukuman pemidanaan. Namun jika ada pelanggaran hukuman dikenakan pemidanaan seperti denda. Dan alasan ketiga adalah bahwa dengan adanya Perbup 04/2009 yang dijadikan barang bukti, muncul audit BPKP hingga ditemukan kelebihan membayar. Padahal, sambung dia, perbup itu tidaklah ada.  Hal senada disampaikan penasihat hukum Winasa, I Katut Nurasa menyatakan Perbub 04 siluman inilah yang menjadi alasan Winasa telah menyalahgunakan kewenangan. "Pak Winasa dianggap abuse of power karena telah mengeluarkan uang negara dengan penyalahgunaan kewenangan. Perbub 04 2009 ini pernah dibicarakan tapi tidak pernah dibuat," katanya. Sekedar untuk diketahui, dalam sidang di tingkat Pengadilan Tipikor Denpasar pada Oktober 2016 silam, profesor kedokteran gigi itu diganjar 3,5 tahun penjara. Winasa dinyatakan bersalah dan merugikan negara Rp 2,3 miliar. Vonis hakim itu dilawan Winasa dengan mengajukan banding hingga kasasi di Mahkamah Agung (MA). Apes, di MA hukumannya dilipatgandakan. Mantan suami Bupati Banyuwangi periode 2005-2010, Ratna Ani Lestari itu malah ketiban vonis 7 tahun penjara. Nah, putusan MA itulah yang coba kembali dilawan Winasa.

wartawan
Valdi S Ginta
Category

Bupati Klungkung Buka Kejurprov Catur Bali 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Atlet

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria, resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Bali Tahun 2026 di Gedung Balai Pesamuan Kerti Widya Mandala SMA Pariwisata Saraswati, Semarapura Tengah, Minggu (21/6/2026). Turnamen yang berlangsung selama tiga hari hingga 23 Juni mendatang ini diikuti oleh 281 atlet muda dari berbagai daerah di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Duta Gianyar Suguhkan Harmoni Tradisi dan Keanggunan Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Gianyar - Langkah para model mulai menapaki panggung Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Minggu (21/6/2026) malam. Tepuk tangan penonton pun mengiringi kemunculan Duta Kabupaten Gianyar yang mendapat kehormatan sebagai penampil pertama dalam Parade Busana Adat Bali pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Duta Kabupaten Gianyar tampil mempersembahkan identitas budaya Kabupaten Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Temuan Warga Meninggal di Pantai Segara Wilis, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

balitribune.co.id I Gianyar - Teka teki penyebab meninggalnya IPFG (43) di Pantai Segara Wilis, Desa Pering, Blahbatuh, akhirnya terungkap. Dari hasil pemeriksaan medis dan hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan kejanggalan lainnya atas meninggalnya Warga Banjar Palak, Keramas, Blahbatuh, Minggu (21/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahasiswa Undiksha Nyatakan Revisi UU Polri Inkonstitusional

balitribune.co.id I Singaraja - Mahasiswa di Buleleng tiba-tiba hadir di Gedung DPRD Buleleng pada Senin (22/6/2026). Di bawah komando Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Hukum Universitas Pendidikan  (Undiksha) Singaraja Charles Parlindungan Harefa mereka menyuarakan berbagai keresahan terkait kebijakan pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya icon click

Gede Pradnya Juara Sirnas C Jatim, PBSI Bali Siapkan Dana Talikasih

balitribune.co.id I Denpasar - Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bali mengapresiasi capaian yang diraih pebulu tangkis putra Bali, I Gede Pradnya yang keluar sebagai juara nomor tunggal usia dini putra Sirkuit Nasional (Sirnas) C Piala Kajati Jawa Timur di Surabaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.