Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Jebol ke Jurang Belum Diperbaiki, Warga Sanding Kesal

Bali Tribune/ JURANG - warga Sanding menunjukkan jurang di atas jalan jebol di Banjar/Desa Sanding, Tampaksiring, Jumat (10/5).
balitribune.co.id | Gianyar - Entah kapan akan ada perbaikan, satu bulan sudah jalan jebol di Banjar/Desa Sanding, Tampaksiring. Kendaraan pengangkut material bingung, mencari jalan alternatif. Sebab, jalan ini merupakan jalur menuju puluhan banjar di Tampaksiring. Kondisi jalan jebol ini, sudah terjadi sejak sebulan lalu. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gianyar sudah beberapa kali memotret kondisi jalan. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut.
 
Pantauan, Jumat (10/5), jalan yang jebol tersebut sepintas memang tidak terlihat. Namun saat berada di atas jalan jebol ini, kodisinya sangat membahayakan pengendara. Terutama pengendara mobi besar, seperti truk. Sebab tanah di sepanjang areal jebol ini relatif labil. Dan, di bawahnya terdapat jurang setinggi kurang lebi 10 meter. Sebagai upaya untuk menghindari terjadinya korban, krama banjar setempat pun memasang tanda peringatan dalam bentruk drum bekas.
 
Warga setempat, Komang astawa yang rumahnya tepat berada di depan jalan jebol tersebut mengatakan, kondisi tersebut sudah terjadi sejak sebulan. Pihak PU, kata dia, sudah beberapa kali melakukan survei dengan cara memotrek kondisinya. Namun pihaknya tak tahu, alasan hingga saat ini belum ada tindak lanjut. “Sudah sering pegawai PU ke sini ambi foto, tapi belu ada tindaklanjutnya sampai sekarang,” ujarnya
 
Selain itu, jalan hotmix di Banjar Sanding ini juga banyak yang berlubang. Hal tersebut, dikarenakan usianya sudah tua, yakni terakhir dihotmix tahun 1990an. Tak hanya jalan, kata dia, di bawah bagian jalan yang jebol tersebut terdapat saluran irigasi puluhan haktare pertanian Subak Sanding dan Subak Blusung. Tembing-tembing irigasi ini sudah mulai keropos. Pihaknya berharap Dinas PU juga menyikapi hal itu. Sebab jika tak tertangani, puluhan hektare sawah terancam kekeringan.
 
Permasalahan infrastruktur, khususnya jalan tak hanya terjadi di Banjar Sanding. Jalan jebol juga terjadi di Jalan Raya Taro hingga di pusat Kota Gianyar, yang telah mencelakai sejumlah pengendara. Sementara jalan penuh lubang, terjadi di Banjar Blusung, Tampaksiring. Namun kerusakan yang telah terjadi berbuan-bulan, belum ditindaklanjuti pemerintah, hingga saat ini.
 
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU Gianyar Wayan Karya belum memberikan konfirmasi terkait hal ini. Saat dicari ke kantornya, ia tengah tak ada di kantor. Saat dihubungi via telepon, nomernya tidak aktif. 
wartawan
Redaksi
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.