Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Rusak Akibat Maraknya Pengerukan Bukit di Kawasan Dawan

Bali Tribune / DIKERUK - Kawasan pengerukan bukit di dawan dikeruk akibatkan banyak jalan rusak parah.

balitribune.co.id | Semarapura - Aktivitas pengerukan bukit di beberapa desa masih menuai keluhan warga. Tidak hanya karena dianggap merusak lingkungan, namun juga menyebabkan jalan di beberapa desa di Kecamatan Dawan, Klungkung mengalami kerusakan parah.

Wartawan bersama warga setempat, Minggu (2/10), melewati kawasan wilayah yang banyak ditemui jalan rusak parah yakni di Desa Gunaksa, Klungkung. Jalan kian rusak semenjak adanya aktivitas pengerukan bukit di desa tersebut. Pengerukan terjadi semakin masif, karena tanahnya dipergunakan untuk keperluan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Eks Galian C.

"Sudah sering warga mengeluh, tapi pengerukan tanah masih terjadi," ujar seorang warga setempat, I Wayan BI (32). Menurutnya, kerusakan ajalan terparah terjadi di seputaran Dusun Buayang dan wilayah Babung. Jalan ini yang menghubungkan jalan utama menuju lokasi pengerukan bukit. Kondisinya sangat memprihatinkan.

Jalan berlobang ditemui di banyak titik, dan tanah yang diangkut teruk juga sering kali berceceran di jalan. Jika diguyur hujan, jalanan jadi becek dan berlumpur. Sementara jika kering, justru debu berterbangan. "Bukit semakin hancur terus dikeruk. Kami takut kalau terus dikeruk, nanti bukit rata. Bisa jadi bencana. Kami berharap pengerukan bisa berhenti, dan akses jalan yang rusak bisa diperbaiki," harap Wayan BI.

Kepala Dinas Lingkungn Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung I Ketut Suadnyana ketika dikonfirmasi  wartawan menjelaskan, saat ini masih ada 15 titik pengerukan bukit di wilayah Kecamatan Dawan. Jumlah ini sudah berkurang, karena bulan Agustus lalu terdata pengerukan bukit di Kecamatan Dawan terjadi di 40 titik. "Data terbaru ada 15 titik. Semua sudah kami surati untuk mengurus UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup). Tapi yang baru maju untuk mengurus UKL-UPL ada di tiga titik," ungkap Ketut Suadnyana.

Sampai saat ini sudah banyak lokasi pengerukan yang aktivitasnya terhenti. Hal ini tentu menyisakan pemandangan bukit bopeng. Warga yang melakukan pengerukan dengan dalih penataan ini, diminta untuk melakukan reboisasi. "Jika tanah yang ditata tidak dibangun rumah oleh pemiliknya, kami minta untuk dilakukan penghijauan. Ini yang tengah kami koordinasikan dengan Pihak Pemprov Bali, untuk disiapkan pohon yang cocok, bisa duren, alpukat dan sebagainya" jelasnya.

Mantan Ketua Peradah Karangasem ini menyatakan, dia tidak ingin pengerukan itu meninggalkan kerusakan lingkungan yang parah. Sehingga dirinya berupaya agar tanah yang bopeng karena aktivitas pengerukan, bisa kembali hijau dan bahkan lebih produktif dari sebelumnya. 

wartawan
SUG
Category

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pariwisata Hijau, Pemkot Denpasar Perketat Audit Limbah

balitibune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor Hotel, Restoran, Kafe (Horeka), dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) guna mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan strategis di Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (8/5/2026), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.