Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalur Kemoning-Nangka Terputus

Bali Tribune/ TERPUTUS - Jalan di Dusun kemoning, Desa Nangka, Bebandem, putus akibat terjangan banjir lahar hujan beberapa pekan lalu.

Bali Tribune, Amlapura - Aktivitas warga Banjar Kemoning, Desa Nangka, Kecamatan Bebandem Karangasem masih belum normal pascabanjir lahar yang menerpa wilayah tersebut. Akses jalan penghubung ke sejumlah dusun terganggu, setelah terputus akibat terjangan banjir lahar hujan. Akses jalan yang dilewati aliran Tukad Taksu yang merupakan hulu Sungai Mbah Api, sungai yang sejak letusan Gunung Agung tahun 1963 lalu itu menjadi aliran lahar itu hancur, sehingga tidak bisa dilewati warga. Pantauan koran ini, Selasa (26/2), banyak bebatuan besar memenuhi akses jalan terputus tersebut, kendati memang sebelumnya warga setempat sudah bergotong royong membuka jalan, namun upaya tersebut tidak maksimal dan akes jalan terputus hanya bisa dilalui sepeda motor dan pejalan kaki. “Jalan ini putus waktu blabar (banjir besar,red) belum lama ini. Warga di sini saat itu banyak yang mengungsi karena takut,” ungkap I Wayan Tunas, salah satu warga Banjar Kemoning. Dan, sejak itu, kata Tunas sama sekali belum ada upaya pemerintah memperbaiki akses jalan yang putus tersebut. Dari pantauan, memang beton badan jalan yang kokoh yang melintasi aliran sungai tersebut sudah hanyut dan hancur. Bahkan bendungan atau cekdam sudah mengalami kerusakan yang cukup parah dan bisa jebol kapan saja jika diterjang banjir besar. Selain merupakan akses ekonomi, akses jalan ini merupakan satu-satunya jalan setiap hari dilewati siswa di dusun ini menuju sekolah mereka. “Kalau pas musim hujan, siswa terpaksa harus diliburkan oleh orang tua mereka, karena khawatir terjadi banjir besar dan membahayakan anak mereka,” ungkap Made Junita, salah satu warga Banjar Butus yang kebetulan melintas dan menyapa awak media kemarin.   Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dan tidak membahayakan warga utamanya para siswa, dia dan warga lainnya memohon kepada Pememrintah dalam hal ini Balai Sungai untuk membangun jembatan permanen di akses jalan yang melintasi Tukad Taksu tersebut.

wartawan
Redaksi
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.