Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jam Keberangkatan Armada Damri Alami Perubahan

Bali Tribune/ DAMRI - Armada Damri di terminal Loka Crana Bangli.
Balitribune.co.id | Bangli - Pasca beroperasi sejak tiga tahun yang lalu, PT Damri melakukan perubahan jam keberangkatan. Perubahan jam keberangkatan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi. Pengawas Damri Bangli Sang Gede Yudiarta mengatakan, perubahan jam keberagkatan sudah dilakukan sejak awal bulan Oktober. Adapun perimbang dilakukanya perubahan jam layanan berdasarkan hasil kaji. ”Perubahan jam keberangkatan sudah melalui pertimbangan yang matang,” ungkapnya, Selasa (17/11).
 
Pertimbangan dimaksud yakni melihat mobilitas dari penumpang. Ternyata akfitas masyarakat sudah mulai  sejak pukul 04.00 pagi hari, sementara disalah  satu sisi Damri baru mulai beroprasi pukul 06.00 wita. “Biasanya pada pukul 04.00 wita aktifitas masyarakat ke pasar baik itu untuk berjualan atau berbelanja,” jelasnya.
 
Sebut Sang Gede Yudiarta untuk perubahan jam keberangkatan menyasar trayek Songan-Bangli dan Bangli – Tejakula. Trayek Bangli- Catur tidak mengalami perubahan. Sebelumnya untuk taryek Bangli- Songan untu keberangkatan pertama dari Bangli pukul 06.00 wita dan berubah menjadi pukul 04.45 wita. Sesuai jadwal baru  keberangkatan II pukul 06.00 wita, keberangtan III pukul 07.30 Wita, keberangkatan IV pukul 09,00 Wita. “Trayek Bangli – Songan  pelayanan terakhir pukul 14.00 wita,” sebutnya.
 
Sementara untuk trayek Bangli - Tejakula (Buleleng) keberangkatan I awalnya pukul 08.00 wita berubah menjadi pukul 06.00 wita. Sesuai jadwal baru untuk keberangkatan armada ke II dari Bangli pukul 09.00 wita keberangkatan ke III pukul 14.00 wita  dan keberangkatan ke IV pukul 15.00 wita. Pasca dilakukan perubahan jam keberangatan memang berpengaruh terhadap jumlah penumpang. ”Memang ada peningkatan jumlah penumpang, untuk data penumpang ada yang membidangi, yang jelas ada peningkatan,” tegasnya.
 
Disinggung terkait base camp armada bus ,kata Sang Gede Yudiarta untuk armada yang melayani trayek Bangli-Songan dan Bangli - Catur  sebelumnya di tempat di UPT Pengujian Dinas Perhubungan yang beralamat di Desa Kayubihi, namun sekarang semua armada di tempatkan di terminal Loka Crana.“Khusus untuk armada yang layani taryek Tejakula – Bangli sebagian armada di taruh di Tejakula,” sebutnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.